Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 30 Maret 2026

Kapoldasu Pastikan Tak Ada Anggur Berformalin dan Apel Berlapis Lilin di Pasaran

- Sabtu, 13 Oktober 2018 14:34 WIB
368 view
Medan (SIB)- Isu mengenai anggur berformalin dan apel berlapis lilin saat ini merebak di media sosial (medsos). Hal ini membuat masyarakat resah karena dikhwatirkan akan berdampak bagi kesehatan dan meruginya para petani.

Menyikapi hal itu, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto memastikan kabar tersebut tidak benar. Karena kata dia, berdasarkan sidak pasar yang telah dilakukannya beberapa hari lalu, sama sekali tidak ada ditemukan adanya anggur berformalin dan apel berlapis lilin itu beredar.

"Isu anggur berformalin dan apel berlapis lilin yang beredar di media sosial tersebut tidak benar," ungkapnya kepada wartawan, Jumat (12/10).

Karenanya, Agus meminta agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terklarifikasi. Sebab dengan adanya isu ini justru bisa berdampak terhadap masyarakat.

"Isu ini bisa merugikan petani. Jadi masyarakat jangan mudah percaya," jelasnya.

Agus mengaku, untuk memastikan kebenarannya, pihaknya juga telah melakukan tatap muka dan klarifikasi dengan para pedagang terkait isu anggur berformalin dan apel berlapis lilin ini. Tak hanya itu, tutur Agus, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Balai Karantina Peternakan (BKP) juga telah melakukan pengecekan langsung.

"Kita sudah minta BPOM dan pihak Karantina mengecek, apakah anggur betul yang kita lihat di media sosial mengandung formalin, kemudian apel yang banyak lilin dan lain sebagainya disampaikan pihak karantina dan BPOM ternyata itu tidak benar," ucap dia.

Untuk itu, jenderal bintang dua ini berharap, agar selalu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarkat. Menurutnya, jangan mudah mengatakan hal yang sebenarnya tidak ada, tetapi malah diada-adakan.

"Mohon kita sekalian menginformasikan secara benar kepada masyarakat, jangan sampai merugikan petani dan produk-produk lokal. (A18/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru