Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 18 April 2026
Parit dan Jalan-jalan di Mandala Hancur

Politisi PDIP akan Perjuangkan Anggaran ‟Kotaku‟ Rp 14 M di Kemen PUPR

- Jumat, 09 November 2018 11:20 WIB
428 view
Politisi PDIP akan Perjuangkan Anggaran ‟Kotaku‟ Rp 14 M di Kemen PUPR
SIB/Ist
TINJAU: Anggota DPRD Medan Boydo Panjaitan didampingi Camat Medan Denai Hendra Asmilan, meninjau jalan yang hancur-lebur di salah satu kawasan di Kelurahan Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Senin (5/11).
Medan (SIB) -Anggota DPRD Medan Boydo HK Panjaitan SH  berjanji akan perjuangkan Rp 14 miliar anggaran dari Kementerian PU PR RI untuk program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) melalui jaringan partainya. Dia ingin persoalan banjir akibat parit-parit  dan jalan yang hancur lebur di Kecamatan Medan Denai bisa diatasi. Dia juga mendorong dinas terkait segera membuat proposal usulan program.

"Kita harus jemput bola untuk anggaran itu. Di Kecamatan Medan Denai, khususnya Kelurahan Mandala II banyak titik-titik banjirnya, belum lagi jalan-jalan yang kupak-kapik, bahkan hancur lebur sehingga kawasan ini terkesan sangat kumuh. Kita bersyukur anggaran sudah ada yang mengalir, beberapa ruas jalan sudah dilakukan pembetonan," kata Boydo didampingi Camat Medan Denai, Hendra Asmilan ketika meninjau titik-titik banjir di Kelurahan Mandala II, Senin (5/11).

Politisi PDI Perjuangan ini juga melihat, akibat adanya sejumlah proyek PT Kereta Api Indonesia (KAI), terjadi pendangkalan sungai. Dia mengajak masyarakat mengapresiasi program Presiden Jokowi membangun fly over kereta api karena bisa mengurangi kemacatan di lintasan kereta api. "Jika ada efeknya dengan banjir, maka kita kordinasi dengan PT KAI agar membantu Pemko membangun saluran pembuangan air dan menormalisasi sungai dari pendangkalan," tuturnya.

Camat Medan Denai, Hendra Asmilan sangat mengapresiasi kinerja Boydo Panjaitan yang memonitoring titik-titik banjir, berkordinasi dengan Pemko dan instansi vertikal seperti PT KAI. Di Medan Denai  diakui camat sangat banyak titik banjir. 

Menurut dia, parit besar di Jalan Mandala by pass sudah diperbaiki sehingga air mengalir lancar ke parit sulang-saling . Di setiap kecamatan kata Hendra Asmilan sudah tersedia tenaga harian lepas (THL) untuk menormalisasi parit dan memerbaiki infrastruktur.

"Tenaga THL katanya juga ikut gotong-royong bersama masyarakat, jika mengalami kesulitan, kami minta UPT Dinas PU menurunkan alat berat. (A10/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Teheran(harianSIB.com)Militer Iran menyatakan Selat Hormuz kembali ditutup pada hari Sabtu (18/4/2026). Hal ini disampaikan komando militer