Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Poldasu Pantau Kasus Pembalut Wanita Direbus di Sumut

- Sabtu, 10 November 2018 11:07 WIB
310 view
Medan (SIB) -Ditresnarkoba Poldasu telah melakukan pemantauan terkait kasus rebusan pembalut wanita yang bila digunakan akan memiliki efek sensasi seperti mengonsumsi narkotika jenis sabu.

"Sejauh ini kasusnya belum ada," ungkapnya kepada wartawan, Jumat (9/11).

Menurut Hendri, dalam kasus ini perlu dilakukan penelitian mendalam untuk mengetahui apakah benar ada zat adiktif yang terkandung dalam pembalut wanita itu. Hal inilah kini sedang diteliti oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). 

"Kalau kata Deputi Pemberantasan BNN Pak Irjen Pol Arman Depari, perlu dilakukan dulu penelitian terhadap pembalut wanita, apakah ada terkandung zat adiktif yang bisa membuat orang yang mengonsumsi air rebusannya menjadi teler," sebutnya. 

Ia menjelaskan, di dalam pembalut wanita terdapat gel yang berfungsi untuk menyerap cairan. Tapi ia menegaskan, pihaknya belum mengetahui pasti apakah gel itu yang memiliki zat adiktif bila direbus atau tidak.

"Itu yang kita belum tahu, apakah di gel nya atau di mananya. Artinya masih dalam penelitian," tuturnya.

Untuk itu, lanjutnya, andaikata kejadian seperti di Pulau Jawa itu juga ditemukan di Sumut atau Kota Medan, pihaknya sendiri masih sulit mempidanakan orang tersebut.

"Soal apakah orang yang mengonsumsinya bakal terjerat pasal penyalahgunaan narkotika, kita juga belum bisa menyangkakan hal itu," pungkasnya. 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja yang dikonfirmasi mengenai fenomena aneh remaja di Pulau Jawa itu mengaku terkejut. "Wah baru dengar saya soal itu," ungkapnya. 

Sebagai juru bicara Polda Sumut, ia mengaku belum ada menerima laporan dari Polres-polres sejajaran, terkait ada tidaknya warga yang diamankan perihal meminum air rebusan pembalut wanita itu.

"Sejauh ini belum ada laporan ke kita. Nanti coba dimonitor, bila ada akan diinformasikan," katanya. (A18/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru