Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

JIP Harapkan Three Zero HIV/AIDS Bisa Terwujud Tahun 2030

- Rabu, 21 November 2018 14:34 WIB
453 view
Medan (SIB) -Organisasi yang memiliki perhatian pada isu kesehatan dan HAM khususnya pada Orang Dengan Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) bernama Jaringan Indonesia Positif (JIP) Sumut dan Kota Medan berharap terwujudnya target three zero di tahun 2030. 

Koordinator JIP Sumut dan Kota Medan, Samara Yudha Arfianto mengatakan target three zero tersebut yakni tidak ada lagi penularan HIV, kedua tidak ada lagi kematian akibat AIDS dan ketiga tidak ada lagi stigma dan diskriminasi baik pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), populasi kunci maupun kelompok rentan.
Menurutnya, saat ini bagi para ODHA sering terjadi diskriminasi baik di daerah hingga ke pelosok Indonesia, sehingga banyak lembaga yang membantu untuk menghilangkan stigma ini.

"Tidak seorangpun boleh menghadapi diskriminasi tentang status kesehatan termasuk HIV/AIDS. Sehingga diskriminasi tidak akan hilang tanpa ada peran aktif dari semua orang untuk bisa mengakhirinya," kata Samara Yudha kepada wartawan, Senin (19/11).

Menurutnya, banyak fakta terkait diskriminasi atau disebut perlakuan negatif terhadap seseorang yang dikarenakan sesuatu hal, apakah itu kesehatan, kelas sosial, agama maupun kecacatan. "Dalam sebuah survei 19 negara, seperempat dari orang yang hidup dengan HIV dilaporkan mengalami beberapa bentuk diskriminasi dalam perawatan kesehatannya, dan ini sangat kita sayangnya," ujarnya.

Agar program HIV dapat berjalan lebih efektif, maka harus mencapai lebih banyak orang yang dapat mengakses kunci diberbagai layanan, yaitu mobilisasi masyarakat dalam mengakses tes HIV.

"Harus ada sinergi bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan dan paling penting kesetaraan gender agar dapat mendorong peningkatan dampak positif dalam program penanggulangan HIV di Indonesia termasuk di Sumut," ungkapnya.

Bahkan berdasarkan data yang diperoleh pihaknya melalui dinas kesehatan tahun 2009 sampai Juni 2018 untuk di Medan saja orang terinfeksi AIDS berjumlah 2.889, sedangkan orang yang terinfeksi HIV berjumlah 2.058.

"Banyak kasus yang terjadi mengenai mereka terutama anak-anak. Seperti yang viral baru-baru ini mengenai lima anak yang positif HIV di Samosir yang tidak diperbolehkan sekolah oleh masyarakat sekitar sangat memprihatinkan sekali dan ini merupakan diskriminasi. Berdasarkan data dari tahun 2009 sampai Juni 2018 terdapat 4986 kasus mengenai  HIV/AIDS ini dan menjadi perhatian kita," sebutnya.

Maka, JIP Sumut dan Kota Medan juga mengajak media dan organisasi yang peduli  terhadap ODHA seperti, JKM yang fokus persoalan ODHA, P3MT pendampingan pekerjaan seks, Medan Plus, IPPI, Forum ADHA, PKBI, Aisiyah dan perwakilan PKH yang berada di setiap kelurahan bersama-sama menghilangkan stigma di masyarakat terhadap orang dengan HIV/AIDS. (A17/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru