Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Kapolda Sumut Buka Rekonsilisasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Tahun 2019

Redaksi - Rabu, 15 Januari 2020 22:14 WIB
384 view
Kapolda Sumut Buka Rekonsilisasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Tahun 2019
Foto SIB/Roni Hutahaean
TERIMA CENDERA MATA: Sebanyak 3 Satuan Kerja Polres sejajaran Polda Sumut menerima cenderamata dari Kapolda, Irjen Pol Drs Martuani Sormin Msi yakni Polres Tanjung Balai, Sibolga dan Tapteng, karena terbaik memberikan laporan keuangan secara baik, benar,
Medan (SIB)
Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi membuka kegiatan rekonsiliasi dan penyusunan laporan keuangan Tahun Anggaran 2019, guna menpertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, Senin (13/1) di Hotel Wings Convention, Kecamatan Batangkuis Kabupaten Deliserdang.

Turut mendampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol Drs Mardiaz Kusin Dwihanto, Irwasda dan sejumlah PJU Polda Sumut. Turut hadir mewakili tim Puskeu Polri, Kemenkeu RI Kakanwil DJPB Prov Sumut, KA KKPN Medan I, Pinwil BRI Medan dan BNI Medan dan seluruh peserta Operator Keuangan Polres se-jajaran Polda Sumut.

Dalam sambutannya Martuani menyebutkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menyajikan laporan keuangan Polda Sumut secara baik dan benar, akuntabel, transparan dan untuk mempertahankan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap keuangan institusi Polri yang ke 7 kali dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI.

Katanya, anggaran dan keuangan itu sangat penting, bagaimana bertugas jika tidak ada logistik, sementara untuk mendapatkan logistik semuanya berasal dari anggaran keuangan.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut juga menekankan dalam semboyannya bahwa tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di Sumut, bahkan personel jajaran Polda Sumut diminta untuk memberantas segala bentuk kejahatan.
"Jangan ada anggota saya yang bermain-main dengan kejahatan khususnya narkotika, saya akan menindak tegas semuanya, tanpa pengecualian," tegas Kapolda Sumut.

Irjen Martuani juga menyampaikan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Bahkan Martuani meminta agar jangan ada anggaran yang digunakan tidak semestinya.

"Setiap satuan kerja (satker) khususnya bagian keuangan harus mengetahui berapa jumlah anggaran yang digunakan, untuk apa anggaran itu digunakan. Jangan ada coba bermain-main denggan anggaran di satuannya, sehingga bisa direvisi ke depannya. Seluruh anggaran untuk pelaksanaan tugas," tegas Martuani Sormin.

Saat ini anggaran yang didapatkan kepolisian mengalami kenaikan dari 22% menjadi 25% dan ini harus dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatan ditutup dengan pemberian cenderamata kepada 3 Satker terbaik yang telah memberikan laporan keuangannya yakni Polres Tanjung Balai, Sibolga dan Tapteng. (T04/q)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru