Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

IBP RS Adam Malik Dibuka Kembali untuk Hindari Antrian Operasi Pasien per Hari

Redaksi - Rabu, 15 Januari 2020 22:24 WIB
282 view
IBP RS Adam Malik Dibuka Kembali untuk Hindari Antrian Operasi Pasien per Hari
sumutpos.co
Ilustrasi
Medan (SIB)
Dalam rangka memenuhi standar akreditasi JCI, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik membuka kembali Instalasi Bedah Pusat (IBP) yang sebelumnya tidak beroperasi. Berdasarkan uji kelayakan sesuai standar akreditasi JCI ditemukan lima kamar operasi telah memenuhi standar dan diputuskan dapat beroperasi kembali sejak Senin (13/1).

"Setiap direksi mengusulkan untuk mengoperasikan kembali IBP. Kemudian diputuskan melakukan uji kuman kembali dan ditemukan lima kamar operasi layak dan memenuhi standar JCI. Namun, saat ini masih tiga kamar operasi yang sudah beroperasi secara normal karena butuh penataan ulang kembali SDM yang akan ditugaskan, terutama tenaga perawat," kata Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Bambang Prabowo MKes.

Sebelumnya, SDM yang bertugas di IBP telah ditugaskan di unit-unit lain. Hal yang menjadi fokus perhatian yaitu penugasan tenaga perawat. Untuk sementara, tenaga SDM yang sudah dapat ditugaskan masih pada tiga kamar operasi. Sementara kamar operasi lainnya akan dilakukan renovasi agar sesuai dengan standar akreditasi JCI. IBP sendiri saat ini memiliki total 10 kamar operasi.

Dengan beroperasinya IBP rumah sakit milik Kementerian Kesehatan RI ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasien yang memerlukan tindakan operasi yang mana selama ini terdapat antrian operasi pasien per harinya. Disamping itu, diharapkan pendapatan rumah sakit pun dapat semakin meningkat.

Diketahui sebelumnya, demi memenuhi kebutuhan pasien, IBP RS Adam Malik sudah beberapa kali melakukan tindakan operasi di luar jam kerja. Dan untuk ke depannya, IBP bertekad akan siap sedia 24 jam melayani tindakan operasi sesuai dengan kebutuhan pasien.

"Tindakan operasi telah kita lakukan di hari libur, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu. Salah satunya tindakan bedah syaraf," tambahnya. Dengan diaktifkannya kembali IBP, tindakan operasi yang selama ini dilakukan di OK IGD, Instalasi Rawat Jalan (IRJ) dan Pusat Jantung Terpadu (PJT) akan tetap dilaksanakan.

Namun, tindakan operasi yang dilakukan pada masing-masing unit lebih terfokus sesuai dengan unit layanannya. IBP memenuhi layanan operasi elektif (yang sudah dijadwalkan), IGD memenuhi layanan operasi darurat, IRJ memenuhi layanan operasi kecil dan PJT layanan operasi jantung. (M17/Rel/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru