Medan (SIB)
Cuaca di Provinsi Sumut saat ini mengalami peralihan musim penghujan ke musim kemarau. Ironisnya, suhu udara dalam beberapa minggu belakangan ini di Kota Medan dan sekitarnya mencapai 33 derajat celsius.
Hal itu dikatakan Staf Pelayanan Jasa Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BBMKG) Wilayah I di Medan, Lestari Irene Purba kepada wartawan, Rabu (15/1).
Ia mengatakan kawasan Pantai Timur Provinsi Sumut saat ini menghadapi musim kemarau. Sedangkan kawasan Pantai Barat Provinsi Sumut dan daerah pegunungan masih cenderung hujan.
"Kota Medan kan termasuk di kawasan Pantai Timur. Bulan Januari ini memasuki musim kemarau, namun itupun kemarin memang masih terjadi hujan dengan intensitas tidak begitu lama dikarenakan adanya faktor gangguan cuaca yang masih aktif di Pantai Barat," ujarnya.
Pihaknya memperkirakan musim kemarau ini akan berlangsung hingga Maret 2020 mendatang. "Namun minggu depan juga diperkirakan terjadi hujan, tapi itupun bersifat lokal di kawasan Pantai Timur Provinsi Sumut," sebutnya.
Berdasarkan catatan pihaknya dalam beberapa minggu belakangan ini, suhu udara di kawasan Pantai Timur mencapai 33 derajat celsius. Sedangkan suhu udara pada malam hari mencapai 29 derajat celsius mulai pukul 19.00 WIB.
"Siang hingga sore hari suhu udara mencapai 33 derajat celsius, dan malam harinya mencapai 29 derajat celsius. Kalau hujan turun di waktu siang atau sore hari, suhu udara di malam hari tidak segerah ini," ungkapnya.
Adanya peralihan musim tersebut, Lestari Irene Purba mengimbau masyarakat memperbanyak konsumsi buah-buahan, perbanyak minum air mineral dan mengurangi aktivitas di luar rumah.
Sisi lain, pihaknya mengimbau para nelayan agar mewaspadai gelombang tinggi 2.0-2.5 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia Barat Aceh, Perairan Samudera Hindia Barat Nias.
"Angin di Perairan Sumatera bagian Utara pada umumnya bertiup dari Timur laut hingga Barat laut dengan kecepatan berkisar antara 2-20 knot. Prakiraan ini berlaku dari 15-17 Januari 2020 pukul 19.00 WIB," imbaunya. (M17/d)