Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 24 April 2026

Sudah Setahun Ambruk, Bronjong Sungai Lepan Tak Juga Diperbaiki

Redaksi - Selasa, 21 Januari 2020 13:29 WIB
262 view
Sudah Setahun Ambruk, Bronjong Sungai Lepan Tak Juga Diperbaiki
Foto SIB/Lesman Simamora
Satu tahun bronjong ambruk ke sungai di Dusun Wonorejo Desa Lama Baru Kecamatan Sei Lepan dengan sumber dana APBD Langkat T.A 2018 sebesar Rp 389 juta lebih, namun sejauh ini belum juga diperbaiki, foto direkam, Senin (20/1).
Sei Lepan (SIB)
Sudah satu tahun proyek bronjong ambruk ke Sungai Lepan, di Dusun Wonorejo Desa Lama Baru Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat, namun hingga saat ini tak kunjung diperbaiki.

Proyek pembuatan bronjong menelan biaya Rp 389 juta lebih APBD Langkat T.A 2018 yang dikerjakan kontraktor itu ambruk ke sungai diduga tak sesuai standar pemerintah. Sekira 20 meter bangunan bronjong ambruk ke dasar sungai dari 100 meter total panjang proyek yang dikerjakan. Pantauan SIB di lapangan, Senin (20/1), sebagian lagi bronjong yang masih tersisa berpotensi ambruk. Sebab, kini permukaan bangunan bronjong sudah mulai turun di beberapa titik.

"Jika bronjong tidak segera dibangun kembali, maka dikuatirkan akan mengusik kenyamanan warga, sebab jarak pemukiman masyarakat dan jalan umum hanya lebih kurang 50 meter dari lokasi bronjong," ujar warga Kecamatan Sei Lepan Budi Syah Kurnia kepada SIB di lokasi proyek.

Dengan ambruknya sebagian bangunan bronjong, lanjutnya, patut dicurigai ada yang tidak beres dalam proses pelaksanaan proyek, terangnya.

"Jangan-jangan pembuatan bronjong itu tidak ditalud pakai pakubumi, sehingga bangunan bronjong tidak kuat menahan beban maupun terjangan air sungai yang mengakibatkan sebagian material bronjong ambruk ke sungai," katanya.

Untuk mengantisipasi akan terjadinya longsor susulan, dia berharap agar pihak terkait segera melakukan perbaikan bronjong yang terancam longsor di beberapa titik bangunan, juga membangun kembali bronjong yang sudah ambruk.

Sebelumnya, Kepala Desa Lama Baru semasa dijabat Wakijo yang dikonfirmasi SIB membenarkan bangunan bronjong longsor itu terjadi pada awal Januari 2019 lalu. Ketika itu curah hujan turun cukup tinggi yang diduga penyebab ambruknya material bangunan bronjong ke dasar sungai.

Bangunan longsor ketika itu sudah dilaporkan kepada Camat Sei Lepan, dengan harapan agar pihak terkait segera membangun kembali bronjong yang ambruk tersebut. (M25/d)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru