Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 April 2026

Perayaan Natal Pelayan Resort 42 dan 43 BNKP Sukses

Redaksi - Selasa, 28 Januari 2020 21:20 WIB
270 view
Perayaan Natal Pelayan Resort 42 dan 43 BNKP Sukses
Foto: SIB/Evy Daeli
FOTO BERSAMA: Para Pendeta Resort 42 dan 43 BNKP berfoto bersama usai Natal di BNKP Jemaat Teladan Medan, Minggu (26/1)
Medan (SIB)
Perayaan Natal para Pelayan Resort 42 dan 43 Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) yang dilaksanakan di Gereja BNKP Jemaat Teladan Medan, Minggu (26/1) malam, berlangsung sukses dan meriah.

Perayaan Natal dihadiri ribuan orang diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya persembahan pujian baik vokal solo, vokal grup dan koor, pembacaan liturgi serta pembacaan riwayat kelahiran Tuhan Yesus, lucky draw serta makan bersama.

Ketua Panitia Pdt Waspada Halawa MTh dalam laporannya mengatakan, perayaan Natal pelayan gabungan resort 42 dan 43 BNKP mengangkat tema 'Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang' (Yohanes 15-14-15) dan sub tema 'Melalui Perayaan Natal Ini, Mari Kita Mempererat Persahabatan Sesama Pelayan Untuk Menjadi Berkat Bagi Jemaat'.

"Puji Tuhan, perayaan Natal pelayan ini dapat dilaksanakan. Ini merupakan perayaan Natal gabungan kedua resort yang pertama kalinya, dimana ada 23 jemaat di resort 42 BNKP dan 16 jemaat di resort 43 BNKP . Total keseluruhan ada 39 perwakilan dari jemaat yang ikut menghadiri perayaan Natal ini , terdiri dari pendeta, guru jemaat, Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ), Satua Niha Keriso (SNK), pengurus-pengurus komisi dan para tamu undangan. Harapan kita di masa mendatang, kegiatan bersama seperti ini terus dilakukan guna meningkatkan kerjasama dan tali silahturahim,"kata Pdt Waspada Halawa.

Sementara itu, Ephorus BNKP Pdt Dr Tuhoni Telaumbanua MSi dalam khotbahnya menyampaikan tema Natal ini diangkat mengingat persaudaraan di Indonesia terasa sedikit terganggu karena politik identitas hingga masalah intoleransi. Sehingga melalui tema ini seluruh umat Kristiani khususnya para pelayan di resort 42 dan 43 BNKP mampu hidup berdampingan yang menjadi sahabat bagi semua orang, dengan mewujud nyatakannya melalui kasih dan mampu mejadi berkat.

"Kita harus memahami bahwa ketika Tuhan telah memanggil dan memilih kita untuk dipakai menjadi pelayan, maka artinya ada roh kudus dan kuasa yang diberikan Tuhan kepada kita, Ia sayang kepada kita. Maka ada cerminan diri Tuhan di dalam pribadi kita masing-masing. Untuk itu Tuhan mau kita meneladani diriNya , yang menjadi sahabat bagi siapapun.

“Pelayanan atau tugas dari Tuhan haruslah kita terima dengan sikap hati yang rela, penuh penyerahan diri, gembira dan senang hati melakukannya serta penuh tanggung jawab. Meski ada tantangan tetapi pasti ada sukacita dan berkat yang luar biasa dari Tuhan,"katanya.

Lanjutnya, Tuhan Yesus mau manusia menjadi pelayan yang saling mendukung dan melengkapi satu dengan yang lain, tidak memandang status sosial, agama, ras dan lainnya. Ia mau , Natal ini dimaknai dengan memperbaharui diri menjadi pelayan yang lebih baik lagi. Mampu menjadi teladan yang meningkatkan imannya kepada Tuhan , dengan hidup lebih berkualitas dan bermanfaat.
Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya, Pdt F Zebua STh (Praeses 42 BNKP), Pdt Temasochi Lase STh MMin (Praeses 43 BNKP), serta para tokoh masyarakat. (M20/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru