Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 April 2026

2020, BPGKT Implementasikan Rekomendasi UNESCO dan Master Plan GKT

Redaksi - Rabu, 29 Januari 2020 12:01 WIB
188 view
2020, BPGKT Implementasikan Rekomendasi UNESCO dan Master Plan GKT
SIB/Dok
Foto Bersama : GM BPGKT Dr. Hj. Hidayati foto bersama dengan Drs. Irwansyah Harahap, Syahrial Harahap, I Pratomo, Gagarin Sembiring, Debby R. Panjaitan, Jadi Pane, SPd dan BPGKT lainnya, rapat BPGKT di Bina Graha Pemprov Sumut Jalan Diponegoro Me
Medan (SIB)
Untuk menindaklanjuti rekomendasi UNESCO terhadap Geopark Kaldera Toba (GKT) setelah dinyatakan lulus menjadi Anggota Jaringan Geopark atau UNESCO Global Geopark (UGG), tahun 2020 ini, Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BPGKT) akan mengimplementasikan rekomendasi UNESCO dan Master Plan Geopark Kaldera Toba (GKT) serta peningkatan peran masyarakat sekitar kawasan (lokal).

Hal itu disampaikan GM BPGKT Dr. Hj. Hidayati, di sela-sela rapat BPGKT di Bina Graha Pemprov Sumut Jalan Diponegoro Medan, Selasa (28/01).

Rapat ini dihadiri Kelompok Pakar Prof Dr Subhilhar, Prof Dr Robert Sibarani, Wakil GM Ir Gagarin Sembiring, divisi Dr Budi
Sinulingga, Ir Ronald Naibaho MSi, Ir Wilmar Simanjorang MSc, Mangaliat Simarmata SH, Sekretariat Unggul Sitanggang MSi, Dra Debby Panjaitan, Nur Afni, Jadi Pane SPd. (Humas), para Manager Geosite di antaranya, Cory Panjaitan SH, Bernat Siregar, Marandus Sirait, Rikson Sihombing, Patrick Lumban Raja, Baringin Lumban Gaol SE, Artlya Brahmana, Adelina Aritonang dan lainnya.

Hidayati menyampaikan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan UNESCO, sekaligus menjadi tantangan untuk menindaklanjuti 6 rekomendasi UNESCO terhadap GKT tersebut, di antaranya :
1. Mengembangkan hubungan antara warisan geologis dan warisan teritorial lainnya (misal biotik alam, budaya, tak berwujud) melalui interpretasi, pendidikan dan wisata.
2. Mengembangkan strategi kemitraan.
3. Memperkuat keterlibatan dalam aktifitas Global Geopark Network dan Asia Pasifik Jaringan Geopark.
4. Mengembangkan strategi pendidikan, bekerja dalam kemitraan dengan UGG lainnya.
5. Meningkatkan strategi dan kegiatan pendidikan untuk memfasilitasi mitigasi bahaya alam dan perubahan iklim ke sekolah-sekolah dan untuk populasi lokal.
6. Memperkuat keterlibatan UGG dalam studi penelitian konservasi dan promosi penduduk asli setempat dan budaya serta bahasa mereka.

Dalam kesempatan itu, Irwansyah Harahap (Komisi budaya) memberi masukan, bahwa GKT lulus menjadi anggota UGG hanya sebagai peningkatan status, di mana setelah itu apa yang akan dilakukan akan jauh lebih penting lagi.

Sementara Kadis Pariwisata Sumut dr Ria Telaumbanua MKes menyampaikan, akan mendukung program geopark dan mengharapkan peningkatan komunikasi dan sinergi antara Badan Pengelola dengan Dinas Pariwisata maupun instansi/lembaga terkait lainnya.

Selanjutnya Syahrial Harahap (Wakil Ketua Umum Kadinsu/Direktur IMTGT) yang diundang sebagai narasumber dalam rapat itu menyampaikan, pihaknya akan turut bekerjasama dengan potensi yang dimiliki dan secara khusus, Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) untuk tahun 2020 ini. Ada namanya program Transnational Geopark ke tiga lokasi di antaranya, Langkawi (Malaysia), Satun (Thailand) dan Kaldera Toba (Indonesia).

Dalam rapat tersebut BPGKT juga menyepakati, kata Hidayati, bahwa akan ada rapat rutin setiap bulan disamping rapat-rapat penting lainnya. Untuk melakukan konsolidasi internal organisasi serta pengadaan anggaran operasional dan program BPGKT.(M11/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru