Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 April 2026

Komisi I DPRD Medan Minta Imigrasi Belawan Perketat Masuknya WNA

Cegah Masuknya Virus Corona
Redaksi - Kamis, 30 Januari 2020 10:50 WIB
186 view
Komisi I DPRD Medan Minta Imigrasi Belawan Perketat Masuknya WNA
Foto: SIB/Dok
CENDERAMATA: Kakan Imigrasi Kelas II Belawan Berti Mustika menyerahkan cenderamata kepada Ketua Komisi I DPRD Medan Rudiyanto Simangungsong SPdI, Senin (27/1) usai melakukan kunjungan kerja ke kantornya. 
Medan (SIB)
Mencegah masuknya virus corona, Ketua Komisi I DPRD Medan Rudiyanto Simangungsong SPdI meminta pihak Imigrasi memperketat dan mengawasi warga negara asing (WNA) yang masuk.

“Bila perlu, setiap petugas Imigrasi dilengkapi alat pengamanan agar tidak tertular virus tersebut,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja Komisi I DPRD Medan ke Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Senin (27/1) bersama anggota Komisi Parlindungan Sipahutar, Abdul Rani, Margareth Marpaung dan lainnya.

Disebutkannya, Belawan merupakan salah satu pintu keluar masuknya WNA, karena diketahui banyak juga pekerja asing yang masuk melalui pelabuhan laut. Diharapkan Imigrasi Belawan lebih mengoptimalkan pengawasan agar virus corona tidak masuk ke Indonesia khususnya Medan," ujar Ketua F-PKS itu.

Hal senada disampaikan Perlindungan Sipahutar yang menyebutkan, virus corona menjadi momok yang menakutkan karena penyebaran virus tersebut begitu cepat. Ia berharap agar imigrasi lebih sigap agar virus corona tidak menyebar.
Sementara itu Abdul Rani meminta agar pihak Imigrasi Belawan mengawasi pekerja asing yang bekerja di sejumlah perusahaan yang ada di wilayah Medan Utara.

Menanggapi hal itu, Kakan Imigrasi Kelas II Belawan Berti Mustika mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas saran dan masukan yang diberikan Komisi I DPRD Medan.

"Kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari semua pihak terutama DPRD Medan, dalam mencegah menyebarnya virus corona, kami telah memperketat pintu masuk kedatangan terutama bagi WNA," ujarnya.

Dikatakannya, masuknya pekerja asing ke Belawan melalui kapal tanker dan cargo. Namun ia mengaku pihaknya kekurangan personil. “Terutama mengawasi WNA yang tinggal di wilayah kami,” pungkasnya.

Desak Pemko
Sementara itu, Ketua DPRD Medan Hasyim SE meminta Pemko Medan segera melakukan antisipasi masuknya virus corona ke kota ini. Pemko diminta membentuk tim melibatkan instansi terkait mengantisipasinya melalui udara, laut dan darat.

Seluruh wisatawan asing yang masuk ke Kota Medan wajib diperiksa dan dicek guna memastikan tidak masuknya virus corona. “Jangan sampai kecolongan, perlu antisipasi sejak dini," tegasnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (29/1) menyikapi penyebaran virus corona.

Dikatakannya, dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan Imigrasi perlu melakukan pengawasan ketat terhadap turis mancanegara yang masuk ke kota Medan.
"Meski belum ditemukan virus corona di Medan, tapi perlu diantisipasi segera dengan menyiapkan alat-alat pengecekan di pintu-pintu masuk Kota Medan," sebutnya.

Ditambahkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini, Pemko juga harus menyosialisasikan tentang ciri-ciri dan dampak virus corona ini sehingga masyarakat tahu dan waspada.

Menurut Hasyim, secara geografis, Kota Medan lebih dekat dengan Malaysia dan Singapura. Tidak tertutup kemungkinan penyebaran ke Kota Medan punya potensi yang lebih besar dibanding wilayah lainya di Indonesia.

Pemko Medan juga sudah harus mulai mengimbau setiap RS yang ada di Kota Medan agar menyediakan ruang isolasi untuk berjaga-jaga kalau ada warga yang kena. “Kita harapkan upaya pencegahan yang paling utama. Tapi kalaupun terjadi, semua RS sudah harus siap menghadapinya, bukan hanya rumah sakit milik pemerintah,” tandasnya. (M13/q)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru