Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Warga Miskin Kota Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg

Redaksi - Jumat, 31 Januari 2020 11:34 WIB
122 view
Warga Miskin Kota Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg
news.detik.com
Ilustrasi
Medan (SIB)
Sejumlah warga miskin kota berharap pemerintah meninjau kembali rencana pencabutan subsidi elpiji 3 kg ‘elpiji molen’. Karena bantuan subsidi elpiji molen 3 kg masih dibutuhkan warga miskin.

Hal itu dikatakan beberapa ibu rumah tangga di Medan Perjuangan dan Medan Timur, Anny, Nengsi, Beti, Tio, Neni dan Mery kepada SIB, Kamis (30/1), ketika dimintai tanggapannya soal rencana pemerintah mencabut subsidi elpiji 3 kg kepada masyarakat miskin.
Dikatakan Anny, jika rencananya untuk menekan beban negara, maka pemerintah bisa menggunakan skema distribusi tertutup khusus untuk masyarakat miskin.

"Tidak harus dengan mencabut subsidi kepada rakyat miskin, yang berhak memperoleh subsidi. Untuk mengatasi masalah salah sasaran pemerintah harus mengubah distribusi terbuka menjadi distribusi tertutup atau semi tertutup," katanya.

Sedangkan Nengsi, Beti dan Tio mengatakan, pemerintah seharusnya membantu warga yang miskin, apalagi di saat ekonomi sulit. “Saat ini ekonomi masih sulit, apalagi dibebani dengan naiknya harga elpiji molen akibat subsidi elpiji 3 kg dicabut, maka penderitaan kami makin bertambah,” kata mereka.

Hal yang sama juga dikatakan Mery. Pemerintah tidak boleh mencabut subsidi elpiji 3 kg, tetapi penyalurannya yang perlu dibenahi, sehingga benar-benar tepat kepada warga yang miskin. Jangan sampai salah sasaran, karena di lapangan banyak pengusaha yang kehidupannya sudah mapan tetapi masih memakai elpiji subsidi 3 kg. “Jadi yang paling penting pengawasan penjualan di lapangan yang harus diperketat,” katanya.

Karena itu, kaum ibu rumah tangga meminta kepada pemerintah agar mengkaji kembali rencana penghilangan subsidi elpiji 3 kg di masyarakat. “Kalau pemerintah hanya mengubah distribusi terbuka menjadi distribusi tertutup, ya silakan saja tetapi jangan sampai mencabut bantuan pemerintah tersebut,” harap mereka. (M12/f)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru