Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Partai Demokrat 'Abstein' Jika Kadernya Tidak Terekrut dalam Proses Pilkda Medan

Redaksi - Jumat, 31 Januari 2020 11:44 WIB
1.811 view
Partai Demokrat 'Abstein' Jika Kadernya Tidak Terekrut dalam Proses Pilkda Medan
suara.com
Ilustrasi
Medan (SIB)
PlT Ketua Partai Demokrat (PD) Sumatera Utara Herri Zulkarnaen mengatakan, pihaknya kemungkinan ‘abstein’ jika kader partai berlambang mercy biru itu tidak terekrut dalam proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) Medan 2020. “PD tidak muluk-muluk ingin menjadi wali kota tapi telah menyiapkan 3 kader untuk menjadi bakal calon wakil wali kota,” ujarnya di jeda pesta seni Tionghoa dan Barongsai di kompleks Millenium ITC Center Medan, Selasa (28/1).

Tiga nama tersebut adalah Burhanuddin Sitepu, Hj Meilizar Latif dan Parlaungan Simangunsong. Ketiga nama itu telah digodok di intern PD dan dinilai sangat ideal. “Jika ingin mencetak sejarah, PD yang pertama kali mengajukan perempuan sebagai calon wakil wali kota yakni Hj Meilizar Latif. Jika mengusung konsep pelangi, ada Parlaungan Simangunsong yang anggota DPRD Sumut. Jika yang ingin berpengalaman serta mumpuni, Burhanuddin Sitepu adalah pribadi terlengkap dari sejumlah nama yang sudah mengemuka dan diberitakan terkait Pilkada Medan,” tambahnya didampingi Marketing Manager Millenium ITC Center Medan Machruzar.

Menurutnya, memasang target itu karena PD punya ‘modal’ untuk berlaga yakni memiliki 4 kursi di DPRD Medan. Ketika disinggung kenapa bukan pribadinya yang maju dalam bursa Pilkada Medan karena berdasar perhitungan elektabilitas Herri Zulkarnaen memiliki kemampuan. “Dalam rapat di PD sudah ditetapkan, sebagai pimpinan, cuma mendorong kader untuk maju dan nantinya harus berbuat terbaik pada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, ketiga nama yang diusung PD pun memiliki kualitas dari ragam unsur. Ia merinci Burhanuddin Sitepu adalah anggota DPRD Medan serta ketua PD Medan. Parlaungan Simangunsong adalah anggota DPRD SU yang dalam Pemilu 2019 mendapatkan suara maksimal. “Kalau dalam Pilkada, kader PD yang disebutkan sudah dikenal warga Medan yang dibuktikan dalam elektabilitas,” tegasnya.

Dengan modal 4 kursi tersebut, lanjutnya, PD membangun komunikasi bersama partai lain guna memaketkan. Menurutnya, komunikasi politik sudah mencair dengan PKS dan PAN. “Silaturahim sudah dan semakin erat. Tinggal menetapkan keputusan menentukan calon. PD sudah mengusulkan dan ketiga nama tersebut di atas," tutup Herri Zulkarnaen. (R9/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru