Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Bupati Apresiasi BKAD dan BUMDes Bersama Berhasil Kembangkan Modal Eks PNPM-MP di Sergai

Redaksi - Jumat, 31 Januari 2020 14:50 WIB
244 view
Bupati Apresiasi BKAD dan BUMDes Bersama Berhasil Kembangkan Modal Eks PNPM-MP di Sergai
Foto: SIB/Dok
SERAHKAN: Bupati Sergai, H Soekirman didampingi Wabup H Darma Wijaya saat menyerahkan dana RTM kegiatan eks PNPM-MP, Rabu (29/1).
Sergai (SIB)
Lahirnya Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa, menempatkan desa pada posisi penting dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus menjadi wujud pengakuan dan penghormatan atas desa dengan segala keberagamannya.

Hal itu disampaikan Bupati Serdangbedagai (Sergai), H Soekirman didampingi Wakil Bupati (Wabup) H Darma Wijaya saat menghadiri penyerahan dana PAD kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama dan penyerahan dana Rumah Tangga Miskin (RTM) eks-Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) kecamatan se-Sergai, Rabu (29/1), di Wisma Prakasa Pabatu, Desa Kedaidamar, Kecamatan Tebingtinggi,

"Pemerintah desa mengelola dana yang tidak sedikit. Sumber pendapatan desa diantaranya berasal dari ADD, DD, bagi hasil pajak dan retribusi daerah serta sumber sah lainnya," ujarnya.

Soekirman menjelaskan, wilayah Kabupaten Sergai mayoritas terdiri dari kawasan pedesaan. Peranan desa sebagai benteng terakhir menghadapi kompetisi masyarakat ekonomi ASEAN melalui program pemberdayaan masyarakat desa (PMD) dengan fokus utama adalah fasilitasi pengembangan BUMDes Bersama.

"Penyertaan modal dana maupun penyertaan aset yang telah digelontorkan pemerintahan desa di Kabupaten Sergai untuk pengembangan BUMDes Bersama mencapai Rp.6.500.016.999 dengan sepuluh BUMDes dan PAD dari BUMDes Bersama sebesar Rp.394.581.653 sampai akhir tahun 2019," jelas Soekirman.

Lebih lanjut dia menyampaikan, program PNPM-MP telah resmi berakhir sejak 31 Desember 2014 lalu. Akan tetapi, program pengentasan kemiskinan masyarakat di perdesaan dilakukan melalui pelestarian dan pengembangan kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) eks-PNPM dengan total dana perguliran pada akhir tahun 2019 mencapai Rp.18.500.115.435. Alokasi surplus dana perguliran untuk kegiatan sosial sebesar Rp.111.867.811 yang disalurkan pada 1.021 RTM dan siswa berprestasi.

Sementara Wabup H Darma Wijaya menyampaikan, suatu desa yang sudah memiliki modal, jika dimanfaatkan dengan baik serta didukung dengan SDM yang memadai, desa tersebut dapat dipastikan akan mengalami kemajuan diberbagai bidang dengan sangat pesat.

"Dengan adanya perubahan zaman, kita juga harus pandai melihat potensi usaha yang prospeknya baik untuk saat ini dan dimasa yang akan datang. Manfaatkan seluruh potensi yang kita miliki, dan jangan menjadi pengusaha yang hanya ikut-ikutan saja, karena itu tidak menjamin keberhasilan dari usaha tersebut," pesan Darma Wijaya.

Sebelumnya Ketua BKAD Sergai, Lukman Nur Hakim menyampaikan, penyerahan dana RTM dan dana PADes secara bersama se-Sergai merupakan hal yang pertama kali dilakukan, sebelumnya dilakukan di masing-masing kecamatan.

"Kegiatan ini bertujuan agar Pemkab Sergai dapat secara rutin melakukan pemantauan perkembangan dari kondisi keuangan pemerintah yang telah disalurkan kepada masyarakat, baik melalui BKAD yakni dana eks PNPM maupun Direktur BUMDes Bersama, untuk selanjutnya dapat melakukan koreksi dan langkah-langkah yang diperlukan serta menjadikan motivasi bagi Kades, sehingga dapat berpartisipasi menyertakan modalnya melalui dana desa yang dapat dinikmati oleh masyarakatnya sendiri dalam rangka meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat," terangnya. (T06/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru