Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Pemkab Deliserdang Diminta Tinjau Penyebab Banjir di Tanjungmorawa

* Wabup Perintahkan Normalisasi
Redaksi - Jumat, 31 Januari 2020 14:54 WIB
116 view
Pemkab Deliserdang Diminta Tinjau Penyebab Banjir di Tanjungmorawa
harnasnews.com
Ilustrasi
Lubukpakam (SIB)
Pemkab Deliserdang melalui dinas terkait diminta tinjau ulang sistem drainase atau normalisasi sungai yang mengakibatkan banjir di berbagai kawasan Kecamatan Tanjungmorawa. Drainase yang tidak berfungsi sebaiknya diperbaiki kembali, agar banjir tidak terulang kembali.

Permintaan itu disampaikan Anggota DPRD Deliserdang Sa'adah Lubis menanggapi pemberitaan SIB, Kamis (30/1) soal puluhan rumah tergenang di Jalan Karya Darma, Desa Tanjungmorawa B, Kecamatan Tanjungmorawa. Katanya, banjir memang tidak diinginkan semua pihak. Namun kajian untuk penanganan banjir sebaiknya dilakukan dengan baik.

Menurutnya, dinas terkait dan Muspika harus bergandengan tangan mencari akar permasalahan penyebab banjir. "Harus diketahui sumber masalahnya seperti apa dan langkah apa yang harus dilakukan Pemkab Deliserdang terkait banjir tersebut, sehingga Pemkab dapat memberikan kenyamanan kepada warga dan hal serupa tidak terjadi kembali," papar Sa'adah.

NORMALISASI
Terpisah, Wabup Deliserdang HMA Yusuf Siregar saat dimintai komentarnya terkait tinjauan ke lokasi banjir menyebut persoalannya yaitu gorong-gorong. Gorong-gorong katanya mengalami penyempitan atau rusak yang juga diakibatkan sampah. Sehingga sewaktu hujan deras mengalami penyumbatan dan mengakibatkan banjir.

"Sudah kita perintahkan dinas terkait melalui kordinasi camat, agar setelah kering banjirnya segera dilakukan normalisasi di gorong-gorong tersebut," kata Yusuf Siregar.

Ditambahkan Kadis Perkim Deliserdang, Herry Lubis bahwa penanganan normalisasi bukan tupoksi pihaknya. Namun untuk normalisasi sungai atau gorong-gorong yaitu pihak Dinas PUPR Deliserdang.
"Saya ikut tinjau bersama pak Wabup semalam. Penyebabnya yaitu terjadi penyumbatan dan penyempitan saluran besar. Itu tugas PUPR dan mereka sudah turun juga," kata Heri.

Ditanya bagaimana soal drainase yang kecil, ia menyebut tidak ada persoalan. "Penyebab utamanya saluran besar. Kalau udah saluran besar tersumbat akibat volume air yang banyak tentu akibatkan banjir. Dan bukan karena drainase kecil," imbuh mantan Sekretaris Bappeda Deliserdang itu. (T05/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru