Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Camat Pancurbatu dan Kades Namorih Dianggap Lambat Respon Keluhan Warga Soal Ternak Ayam

Redaksi - Kamis, 05 Maret 2020 12:07 WIB
320 view
Camat Pancurbatu dan Kades Namorih Dianggap Lambat Respon Keluhan Warga Soal Ternak Ayam
money.kompas.com
Ilustrasi
Pancurbatu (SIB)
Pemerintahan Kecamatan Pancurbatu dan Desa Namorih dianggap lambat merespon keluhan dan keberatan warga terhadap keberadaan ternak ayam di Dusun I-III, Desa Namorih, Kecamatan Pancurbatu, yang dituding menimbulkan hama lalat hijau.
"Surat keberatan kami sudah disampaikan ke Kantor Camat Pancurbatu bulan Desember 2019 lalu," kata S Purba (32) mewakili warga yang keberatan kepada wartawan SIB, Rabu (4/3).

Ia mengaku ada lima pengusaha peternak ayam yang berada di Dusun III tidak meminta izin kepada warga untuk membangun kandang ayam dari enam tahun yang lalu. "Kami keberatan sewaktu pengusaha panen, kotoran yang berada di kandang tidak dibersihkan memakai obat pembasmi lalat," ungkapnya.

Purba mengaku selama ternak ayam beroperasi, hama lalat hijau semakin banyak di Dusun III. "Abang bayangkan saja banyak lalat, untuk makan, minum dan tidur di rumah tidak nyaman," kata Purba sembari menambahkan warga yang keberatan sudah mencapai 70 orang.

Warga, kata S Purba, tau Sandra Dewi Situmorang mulai aktif bekerja di Kecamatan Pancurbatu pertengahan bulan Januari 2020, namun ini sudah bulan Maret. "Kami berharap ibu Sandra mendengar keluhan ini. Kami keberatan adanya hama lalat hijau karena beroperasinya ternak ayam yang bisa membuat kesehatan kami terganggu," pintanya.

Selain itu, kata warga Dusun III, Desa Namorih ini, Kepala Desa Namorih Andi Warista Surbakti alias Gondrong juga terkesan tutup mata karena banyaknya ternak ayam di lingkungan rumah warga.

Terpisah, Camat Pancurbatu Sandra Dewi Situmorang mengaku belum bisa menyahuti keluhan warga Desa Namorih karena pihaknya masih berupaya menyelesaikan keluhan ternak lembu di Desa Namobintang.
"Saya minta maaf kepada warga kami di Desa Namorih. Memang belum ada dari pihak kecamatan turun ke lokasi. Besok saya usahakan anggota mengecek ke lapangan ya pak," kata Sandra saat dikonfirmasi SIB via telepon seluler.

Sementara itu, Kades Namorih Andi Warista Surbakti alias Gondrong membantah lamban menanggapi keluhan warga. "Saya kemarin sudah musyawarahkan kepada pihak pengusaha ternak ayam mencegah menimbulkan hama lalat," ujarnya.

Ia mengaku pengusaha ternak ayam yang ada di Desa Namorih adalah warga asli, bukan warga pendatang. "Artinya ada ikatan keluarga semuanya di sini. Jadi makanya soal untuk ini tidak usah kali dibawa pusing. Namun pun demikian, kita akan melakukan musyawarah kembali untuk menanyakan apa keinginan warga yang keberatan," ungkapnya. (M17/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru