Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Webinar Hari Statistik Nasional 2020 di Sumut Bahas Ketenagakerjaan

Redaksi - Jumat, 23 Oktober 2020 15:27 WIB
402 view
Webinar Hari Statistik Nasional 2020 di Sumut Bahas Ketenagakerjaan
FOTO: BPS RI
Ilustrasi Hari Statistik Nasional 
Medan (SIB)
Dampak Covid-19 pada pelaku usaha nasional ternyata berbagai upaya dilakukan perusahaan untuk tetap mempertahankan tenaga kerjanya.

“Ini hasil survei dampak pandemi corona pada pelaku usaha nasional,” kata Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, DR Ateng Hartono ketika menjadi keynote speaker pada Webinar Statistik Ketenagakerjaan di Medan, Selasa (20/10).

Kegiatan yang digelar BPS (Badan Pusat Statistik) Provinsi Sumatera Utara ini merupakan puncak rangkaian HSN 2020 bertema “Membangkitkan Perekonomian Sumatera Utara sebagai Upaya Menghindari Resesi” dari sudut pandang ketenagakerjaan.

Ateng Hartono, mantan Pejabat BPS Sumut ini mengatakan resesi, penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan, berlangsung selama berbulan bulan atau bertahun. Kemelorotan adalah kondisi ketika GDP menurun atau pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kwartal atau lebih dalam satu tahun.

Katanya, bukan hanya itu, resesi dapat mengakibatkan penurunan secara simultan pada seluruh aktivitas ekonomi seperti lapangan kerja, investasi dan keuntungan perusahaan.

Ateng Hartono melukiskan, keputusan untuk melakukan PHK langkah terakhir yang diambil terhadap tenaga kerja akibat dampak Covid tersebut.

Sementara pengurangan jam kerja adalah langkah yang relatif kebih banyak diambil perusahaan.
Katanya, tercatat 3,6% dirumahkan (dibayar penuh), 6,46% dirumahkan (dibayar sebagian), 12,83% memberhentikan pekerja dalam jangka waktu singkat,17,06% dirumahkan (tidak dibayar), 32% pengurangan kerja.

"Jelas kondisi di Sumut saya melihat beberapa sinyal terlihat masih lebih baik," ujarnya.
Pertumbuhan ekonominya di atas dari nasional dan Sumatera. Tingkat pengangguran sampai Februari 2020 sebesar 4,73%, masih di bawah nasional.

Sebelumnya pada Agustus 2017 sampai 2019, pengangguran selalu di atas nasional. “Ini daya tahan Sumut menghadapi krisis,” jelasnya.

Dari pertumbuhan ekonomi, triwulan II Sumut terkontraksi jadi -2,37% sedangkan nasional -5,32%. Pada triwulan I, pertumbuhan ekonomi Sumut melandai dan relatif lebih bagus.

Hal ini ditopang dari sumber pertumbuhan antara lain pertanian dan pemerintah.

Webinar melalui virtual meeting dan youtube BPS Sumut ini juga menampilkan narasumberIsmadi YS Jenal (Direktur Eksekutif SDM, PT Inalum (Persero), Khairul Mahalli (Ketua Umum DPP Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia), Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi (dosen, Peneliti, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19).

Raden Muhamad Purnagunawan, Phd (Kepala Tim Kebijakan Ekonomi TNP2K), Mahatmi Parwitasari Saronto, ST, MSIE, Direktur ketenagakerjaan, Bappenas dan moderator, Wahyu Ario Pratomo SE MEc (pengamat ekonomi, dosen USU).

Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara, Syech Suhaimi dalam sambutannya mengatakan kegiatan tahunan ini dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) tahun 2020.HSN tahun ini masih dalam kondisi pandemi sehingga diadakan bersifat non tatap muka.

Menurut Taulina dari BPS Sumut, saat acara webinar berlangsung, panitia memilih 5 pertanyaan paling menarik, kemudian disampaikan oleh moderator kepada para narsumber. “Lima penanya tersebut kita berikan juga hadiah,” sebutnya. (M2/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru