Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Hari Keempat Operasi Yustisi Pemko Medan, Giliran Pusat Perbelanjaan Disambangi

Redaksi - Sabtu, 24 Oktober 2020 13:09 WIB
306 view
Hari Keempat Operasi Yustisi Pemko Medan, Giliran Pusat Perbelanjaan Disambangi
Foto Dok/Humas Pemko Medan
ISI FORMULIR: Seorang warga yang kedapatan tidak memakai masker di kawasan Jalan MT Haryono, depan Medan Mall, mengisi formulir penyitaan KTP, saat Operasi Yustisi yang digelar Tim Gabungan Pemko Medan, Kamis (22/10).
Medan (SIB)
Pemerintah Kota Medan kian gencar membina warganya yang masih melanggar protokol kesehatan melalui Operasi Yustisi. Pada pelaksanaan hari keempat, Kamis (22/10), Tim Gabungan Percepatan Penanganan Covid-19 Medan menggelar razia masker di Jalan MT Haryono, di depan pusat perbelanjaan Medan Mall.

Sejumlah warga yang kedapatan tidak mengenakan masker langsung didata petugas dan diberikan masker. Selain memberi masker, petugas memberikan pembinaan berupa penahanan kartu identitas (KTP-EL) dan hukuman lain seperti melafalkan Pancasila dan menyanyikan lagu kebangsaan. Tercatat 47 warga terjaring dalam razia masker kali ini.

Sebelum melakukan razia, seluruh Tim Gabungan yang terdiri dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Medan, Satpol PP Sumut, Dinas Perhubungan Medan, unsur kecamatan dan kelurahan dan TNI-Polri melakukan apel persiapan dipimpin Kasat Pol PP Medan diwakili Kepala Bidang Penertiban Umum Satpol PP, Reyes Sihombing.

Reyes mengharapkan dengan razia yang berlangsung empat hari ini memberikan penyadaran kepada masyarakat tentang pentingnya mengenakan masker untuk melindungi diri dari penyebaran Covid-19.

"Tim gabungan terus berupaya memberikan pemahaman bagi warga yang keluar tanpa mengenakan masker. Karena pada saat ini Covid-19 tidak diketahui keberadaannya namun nyata. Untuk itu, seharusnya kita terus mewaspadai dan melindungi diri dari penularannya," ucap Reyes.

Selain pemakaian masker, Tim Gabungan dalam pembinaannya tetap mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan lainnya seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak. "Bahkan kami juga mengimbau masyarakat selalu membersihkan diri secara menyeluruh sebelum memasuki rumah dan bertemu keluarga. Membasuh tangan mulai dari telapak tangan hingga siku, mencuci muka, kalau perlu mencuci rambut dengan air sabun atau shampo. Setelah bersih baru bertemu keluarga demi mencegah tercipta cluster keluarga," tutur Reyes.

Reyes juga menginformasikan, razia masker tidak hanya dilaksanakan di kawasan Jalan MT Haryono dan Medan Mall, tetapi juga dilakukan di sepuluh titik yang bekerjasama dengan Polsek di wilayah Medan. "Hampir setiap hari kegiatan yang sama dilakukan di Polsek di Medan, untuk mengajak masyarakat tetap memakai masker saat berada di luar rumah serta berdisiplin dengan protokol kesehatan," jelas Reyes.

Rayes mengatakan dukungan masyarakat menjadi hal utama melawan pandemi Covid-19. Tanpa dukungan masyarakat, apa yang Tim Gabungan tidak membuahkan hasil apa-apa. "Untuk itu, tidak bosan kami mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan terutama mengenakan masker. Jika masyarakat tidak mendukung, maka para petugas yang bekerja dari pagi ke pagi hanya mendapat lelahnya saja," pungkasnya.

Sementara itu, kehadiran Tim Gabungan yang melaksanakan razia masker di kawasan Pusat Pasar mendapat tanggapan positif dari para pedagang. Dewi (45), seorang pedagang mengatakan, razia masker di lingkungan pasar sangat dibutuhkan. Sebab, menurutnya, masyarakat yang berbelanja di pasar tersebut masih banyak yang tidak mengindahkan aturan wajib bermasker.

"Kami sering juga mengingatkan masyarakat yang berbelanja ke sini untuk memakai masker, namun tidak banyak yang mau mematuhi. Saya pribadi mendukung kehadiran petugas untuk melakukan razia masker agar orang yang belanja maupun pedagang yang membandel segera sadar dan mengenakan masker setiap ke mari," ucap Dewi.

Setelah melakukan razia di kawasan Jalan MT Haryono dan Pusat Pasar, Tim Gabungan juga melakukan sidak ke beberapa kantor dinas dan kantor kecamatan di lingkungan Pemko Medan. Kali ini, giliran Kantor Dinas Pariwisata Medan dan Kantor Kecamatan Medan Timur yang menjadi fokus Tim Gabungan melakukan sidak masker.

Dari hasil pantauan petugas pada kedua kantor tersebut, semua Aparatur Sipil Negara (ASN) disiplin memakai masker selama bekerja di ruangan maupun di luar ruangan. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya klaster perkantoran. (R17/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru