Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Pemkab Deliserdang Terima Warga Isolasi Mandiri Tanpa Gejala di Cadika

* Grafik Kasus Covid-19 Melandai
Redaksi - Senin, 26 Oktober 2020 17:36 WIB
782 view
Pemkab Deliserdang Terima Warga Isolasi Mandiri Tanpa Gejala di Cadika
Foto dok/Dinkes Deliserdang
ISOLASI: Lokasi Cadika di Lubukpakam yang akan digunakan Satgas Deliserdang untuk merawan warga yang konfirmasi Covid-19 namun tanpa gejala.
Lubukpakam (SIB)
Petugas Satgas Pencegahan Covid-19 Deliserdang, dr Ade Budi Krista mengemukakan bahwa Pemkab menerima warga untuk isolasi mandiri (karantina terpadu) dengan tanpa gejala di Cadika, Lubukpakam. Semua biaya akan ditanggung Pemkab Deliserdang.

"Warga Deliserdang kita imbau jika positif konfirmasi Covid-19 namun harus OTG, yang mau isolasi mandiri di rumah namun tidak layak karena tidak ada ruangan khusus untuk pisahkan dengan angota keluarga, silahkan pergunakan Cadika di Komplek Pemkab Deliserdang," ajak dr Ade, Minggu (25/10) di Lubukpakam.

Namun sebelum ke Cadika, terang dia, warga tersebut harus meminta surat rujukan dari Puskesmas maupun rumah sakit. "Jadi harus lapor dulu, jika sudah diagnosanya konfirmasi positif Covid-19 namun tanpa gejala dapat diantar ke Cadika," terangnya.

Menurutnya, tenaga medis dan relawan sudah disiapkan setiap hari secara bergantian di Cadika. Namun untuk warga yang isolasi mandiri di Cadika hingga saat ini belum ada atau nihil. Untuk segala akomodasi dan konsumsi warga yang mau isolasi mandiri nantinya akan ditanggung Pemkab Deliserdang.

Untuk Rumah Perlindungan Sosial (RPS) milik Pemkab Deliserdang di Kecamatan Beringin setahu dia belum digunakan untuk perawatan pasien Covid-19. Sebab penggunaan RPS harus lapor ke pusat, dimana harus timbul dalam sistem all record baru Satgas Deliserdang dapat menerima pasien.

Ditambahkan dr Ade, untuk grafik kasus Covid-19 di Deliserdang akhir-akhir ini sudah melandai. Tidak lagi seperti beberapa bulan lalu grafiknya selalu naik.

"Masih orange. Belum dirubah pusat zona untuk Deliserdang. Untuk pertambahan kasus positif masih ada tapi sudah sangat jauh berkurang," terang Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang itu.

Dijelaskan, belakangan setiap harinya rata-rata 5 kasus, dan terkadang ada yang nol atau nihil kasus. Kalau dulu kasus Covid-19 di Deliserdang bertambah 20-30 orang setiap harinya.

"Jadi pertambahan kasus itu dari swab massal yang masih kota gelar di Sunggal dan Percut Seituan. Untuk Lubukpakam dan Tanjungmorawa sudah berkurang tetapi masih tetap ada pertambahan kasus," tandas dr Ade. (T05/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru