Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Wali Kota Tebingtinggi Launching Transportasi Online Berbasis Lokal

* Umar : Harus Bisa Menggerakkan Perekonomian Masyarakat Tebingtinggi
Redaksi - Senin, 26 Oktober 2020 17:39 WIB
462 view
Wali Kota Tebingtinggi Launching Transportasi Online Berbasis Lokal
Foto Dok/Kominfo
ARAHAN.: Wali Kota.Tebingtinggi Umar.Zunaidi.Hasibuan saat memberikan arahan di acara lounching transportasi online, di Balai.Kota, (Kamis 22/10).
Tebingtinggi (SIB)
Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM meresmikan (Launching) Transportasi Online Mutrans (Mudah Transaksi) dan Infaq Digital, Kamis (22/10) sekaligus kegiatan Business Matching Penyaluran Kredit kepada UMKM.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Utara Andi Muhammad Yusuf, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Ibrahim, dan para OPD Kota Tebingtinggi, Ketua MUI, BKM Masjid, dan para pelaku UMKM serta abang betor.

Wali Kota mengatakan, untuk mendukung upaya peningkatan inklusi keuangan, Pemko Tebingtinggi terus mendorong pengembangan digitalisasi akses produk layanan jasa sehingga mempermudah masyarakat.

"Seperti pada hari ini kita akan melaunching transportasi online yang diberi nama 'Mutrans'. Mutrans Tebingtinggi merupakan start-up transportasi online berbasis lokal yang dikembangkan oleh Pemko Tebingtinggi," kata Umar Zunaidi.

Umar menjelaskan bahwa aplikasi ini dikhususkan bagi becak bermotor yang mencakup layanan antar jemput penumpang, kuliner, UMKM, apotik, toko, E-Warung dan ke depan akan berkembang ke layanan jasa yang lebih luas lagi. Harapannya dengan kehadiran Mutrans mampu membantu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Selain itu lanjut wali kota, seiring perkembangan digital juga berinfaq pun sudah dapat dilakukan dengan cara digital melalui QR Code Indonesia Standart (QRIS) dari Bank Indonesia.

Satu QR Code dapat dipindai oleh seluruh aplikasi yang menyediakan pembayaran dengan QR Code. " Terkadang kita lupa membawa uang tunai untuk berinfaq, jadi saat ini kita bisa berinfaq melalui aplikasi tanpa mengeluarkan uang tunai," tutup Umar Zunaidi.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 5 Sumut Andi Muhammad Yusuf mengatakan, salah satu fokus pemerintah saat ini dalam Nawa Cita pembangunan Nasional, adalah pemerataan pembangunan yang berfokus pada pembangunan hingga ke seluruh daerah.

Salah satunya melalui perluasan akses masyarakat ke sektor jasa keuangan formal, khususnya terhadap pelaku usaha dan masyarakat skala mikro dan kecil, yang selama ini masih termarjinalkan dan belum merasakan manfaat dari sektor jasa keuangan formal secara langsung.

Upaya perluasan keterbukaan akses keuangan dimaksud menurut Andi Muhammad Yusuf, tidak sekedar dengan memastikan ketersediaan akses masyarakat ke layanan dan produk sektor jasa keuangan hingga ke seluruh daerah.

Namun juga mendorong Lembaga Jasa Keuangan, untuk berinovasi menciptakan produk dan layanan jasa keuangan yang inklusif, yakni yang berbiaya terjangkau dan dengan persyaratan serta prosedur yang sederhana, jelasnya. (BR3/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru