Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Musa Rajekshah Berpesan Agar Masyarakat Bijak Kelola Sampah

Redaksi - Selasa, 17 November 2020 18:48 WIB
338 view
Musa Rajekshah Berpesan Agar Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Foto Dok/Humas Pemprov Sumut
KAMPUNG BERSIH : Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah menghadiri acara ‘Membangun Kerja Sama dengan Pihak Lain untuk Mewujudkan Kampung Bersih Berbasis Komunitas Peduli Sampah’, Senin (16/11), di Sekolah Alam Al-Ayman Plus Tahfiz, Jala
Deliserdang (SIB)
Sampah selalu dikonotasikan dengan sesuatu yang sudah tidak berguna dan pantas untuk dibuang. Tidak banyak yang tahu kalau ternyata sampah juga bisa diolah kembali menjadi barang berguna hingga bernilai ekonomi. Jika masyarakat bijak dalam mengelola sampah, bisa dipastikan banyak manfaat yang akan diperoleh, baik dari segi kebersihan, kesehatan hingga ekonomi.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Musa Rajekshah saat menghadiri acara ‘Membangun Kerja Sama dengan Pihak Lain untuk Mewujudkan Kampung Bersih Berbasis Komunitas Peduli Sampah’, Senin (16/11), di Sekolah Alam Al-Ayman Plus Tahfiz, Jalan Aman Abadi Desa Tuntungan, Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan alat pembuatan briket dan ekoenzim kepada empat kelompok masyarakat untuk membantu melakukan kegiatan pengelolaan sampah di wilayah masing-masing.

“Sampah tidak boleh kita sepelekan. Kita harus bijak mengelola sampah, karena dampaknya juga kita yang akan merasakan. Untuk itu, saya sangat mengapresiasi Rumah Briket milik Ibu Rena Arifa Simbolon yang berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Sumut untuk menuntaskan persoalan sampah di Sumut. Mudah-mudahan melalui alat yang kita serahkan hari ini, bermunculan kampung-kampung bersih berbasis komunitas peduli sampah di seluruh kabupaten/kota,” harap Wagub.

Apresiasi juga disampaikan Wagub kepada Sekolah Alam Al-Ayman Plus Tahfiz yang mengusung konsep pembelajaran berbasis lingkungan. Model pendidikan seperti ini, menurut Wagub, akan melahirkan generasi muda yang cinta lingkungan.

“Di sekolah ini juga kita serahkan alat pembuatan briket dan ekoenzim. Mudah-mudahan anak-anak kita bisa belajar dan terapkan di lingkungan rumah masing-masing,” tuturnya.

Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Sumut melalui Wagub Musa Rajekshah dan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumut atas diselenggarakannya kegiatan yang bermanfaat tersebut di Sekolah Alam Al-Ayman Plus Tahfiz Pancurbatu, Deli Serdang. Diharapkan kegiatan hari ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Deli Serdang lainnya yang turut hadir untuk menjaga lingkungan sekitar, mengelola sampah rumah tangga dengan benar dan memotivasi untuk belajar mengolah sampah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Sebelumnya, Plt Kepala DLH Sumut Binsar Situmorang selaku Ketua Panitia Penyelenggara mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan untuk meningkatkan peran masyarakat untuk memilah dan memanfaatkan sampah organik. Kemudian, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengapresiasi kelompok masyarakat yang telah berperan dalam melaksanakan pengelolaan sampah di tengah masyarakat.

Sebagai salah satu solusi inovatif pengelolaan sampah, kata dia, pembuatan briket dan ekoenzim telah diterapkan melalui pelatihan-pelatihan kepada kelompok ibu, kelompok tani, komunitas lingkungan di Medan dan Deli Serdang sebanyak 7 kali pelatihan sejak 10 Mei 2020. Masing-masing pelatihan dihadiri 20 hingga 30 peserta.

“Jadi selama pelatihan, sekitar 170 peserta telah turut serta dan menghasilkan lebih dari 3.000 liter ekoenzim dari sekitar 1 ton sampah buah dan sayuran,” terang Binsar. (M11/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru