Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Dispar Medan Deklarasikan Penerapan CHSE/K4 di Industri Pariwisata

Redaksi - Selasa, 05 Januari 2021 17:54 WIB
459 view
Dispar Medan Deklarasikan Penerapan CHSE/K4 di Industri Pariwisata
Foto : Dok/Humas Pemko Medan
BERI APRESIASI : Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono memberikan apresiasi kepada seluruh staf Dispat Kota Medan dalam apel di pelataran Pendopo Lapangan Merdeka, Medan, Senin (4/1). 
Medan (SIB)
Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Medan menggelar apel sekaligus Deklarasi Kesiapan Industri Pariwisata Kota Medan di Era Adaptasi Kebiasaan Baru dengan menerapkan protokol kesehatan CHSE atau K4 yakni cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environmental sustainability (keberlangsungan lingkungan) di pelataran Pendopo Lapangan Merdeka, Medan, Senin (4/1). Ditandai dengan penggunaan pakaian adat berbagai etnis di Kota Medan yang dikenakan seluruh staf Dinas Pariwisata itu, deklarasi itu menindaklanjuti CHSE/K4 yang sedang dikampanyekan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).

Apel yang dipimpin Plt Wali kota Medan Akhyar Nasution diwakili Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono itu bertujuan untuk mengajak seluruh industri pariwisata di Kota Medan untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan CHSE atau K4, sesuai yang sedang dikampanyekan Kemenparekraf RI. Tampak hadir dalam apel tersebut para pengurus Asosiasi Industri Pariwisata Provinsi Sumut, Ketua Yayasan Istana Maimun mewakili sanggar budaya dan tari di Kota Medan, dan mewakili tokoh budaya di Kota Medan.

Dalam arahannya, Agus Suriyono mengucapkan terimakasih kepada seluruh asosiasi di Kota Medan dan Provinsi Sumut, atas sinergitas yang selama ini dibangun bersama Dinas Pariwisata dalam memajukan pariwisata yang ada di Kota Medan, sekaligus dalam memberikan manfaat bagi industri pariwisata ekonomi kreatif di Kota Medan.

Diterangkan, pencapaian di tahun sebelumnya dengan tantangan dan hambatan yang luar biasa dan tentu membawa dampak negatif bagi Kota Medan. Diakui, Dinas Pariwisata terus berjalan bersama sejumlah asosiasi untuk meningkatkan industri pariwisata di masa pandemi orona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan melahirkan Medan Creative Market bagi para pelaku usaha.

"Saya memberikan rasa hormat dan bangga serta mengucapkan terimakasih kepada seluruh staf Dinas Pariwisata Kota Medan, karena tak hanya bekerja untuk memajukan pariwisata, tetapi juga bekerja demi kemanusiaan dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 yang bekerja sama dengan seluruh stakeholder pelaku industri pariwisata. Di tahun 2021, mari terus bekerja keras meningkatkan pariwisata Kota Medan. Semoga industri yang ada di Kota Medan semakin maju dan lebih baik lagi ke depannya," harapnya.

Kegiatan apel dan deklarasi itu juga dimeriahkan dengan penampilan Tarian Ahoi oleh seluruh seluruh jajaran Dinas Pariwisata Kota Medan. Tarian Ahoi merupakan Tarian Khas Kota Medan yang mengkolaborasikan musik dan lagu Melayu dengan sejumlah tarian daerah di Sumatera Utara seperti tarian Toba, Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Karo. (Rel/M15/a)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru