Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Konferensi Agung, Bishop Prof Poltak Sinaga Bangun Sinergi Lagi dengan Free Methodist Washington DC

Redaksi - Selasa, 05 Januari 2021 19:08 WIB
2.095 view
Konferensi Agung, Bishop Prof Poltak Sinaga Bangun Sinergi Lagi dengan Free Methodist Washington DC
Foto: Dok/GMMI
Konferensi Agung: Bishop GMMI Prof Dr Poltak Sinaga BA SE MSi bersama sebagian pengurus GMMI hasil Konferensi Agung di Kantor Pusat Gereja Methodist Merdeka Indonesia Jalan Gedung Arca 49 Medan, Sabtu (2/1). Terlihat Kasetum Ls JR Panjaitan.&
Medan (SIB)
Konferensi Agung (KA) yang memilih Prof Dr Poltak Sinaga BA SE MSi sebagai Bishop Gereja Methodist Merdeka Indonesia (GMMI) masa bakti 2020 - 2025. Satu dari sejumlah program adalah membangun komunikasi dan sinergi dengan Free Methodist yang berpusat di Washington dc, Amerika Serikat (AS).

Penegasan itu disampaikannya seusai Perayaan Natal yang dirangkai dengan Syukuran Tahun Baru GMMI di Kantor Pusat Jalan Gedung Arca 49 Medan, Sabtu (2/1). “Komunikasi dengan kantor pusat Free Methodist di Washington dc sudah lebih 15 tahun terputus. Untuk memastikan sinergitas, GMMI harus transparan soal keuangan dan pengelolaan aset,” ujarnya didampingi Sekjen Pdt Juandri Silitonga STh, Bendahara St P Sianipar, Penasihat Ls LH Purba, St M br Siregar, St OA Simorangkir, Ny Pandiangan Br Tinambunan dan St L Sihombing serta Kasetum Ls JR Panjaitan.

Sebagaimana diketahui, KA yang digelar 28 November 2020 melahirkan bishop dan kepengurusan tersebut di atas. Hal penting dari acara itu di mana pemilihan bishop dilakukan dengan komposisi jumlah pendeta sama dengan jumlah jemaat. “Sebelumnya, metode pemilihan bishop hanya oleh pendeta. Metode itu kurang lengkap. Dengan melibatkan jemaat, seluruh aspirasi terserap dan dapat dimatangkan untuk dijalankan,” tegasnya.

KA tersebut pun menjadi tonggak sejarah seriring dengan SK Dirjen Bimas Kristen Kemeang I No E/Ket/344/822/788; N0 189 Tahun 1968; DJIII/Kep/IHK 00.5/14/ ; 533/2005. “Dikuatkan dengan putusan PTUN 17 Desember 2020,” tambahnya.

Bishop Prof Poltak Sinaga mengurai, konsolidasi yang dilakukan pihaknya pasca terpilih juga seluruh pendeta di GMMI per Januari 2021 beroleh Nafkah Pendeta berdasar pemberdayaan jemaat. “Selama ini, tidak ada Nafkah Pendeta. Belum ada perhatian pada kesejahteraan pendeta. Ini terobosan di GMMI,” tegasnya.

Dalam syukuran meriah dengan penerapan protokol kesehatan, hadir perwakilan dari jemaat GMMI di Medan sekitarnya. “GMMI berdoa pandemi Covid-19 segera berlalu. Menunggu masa yang pasti dari sisi kesehatan, gereja di lingkugnan GMMI tetap melaksanakan ibadah tapi harus mengindahkan prokes,” tambahnya.

Sejumlah tokoh gereja mengikuti kegiatan tersebut di antaranya Pdt Drs MH Sitinjat STh, Guru Huria L Siombing, Ls LH Purba, S Nainggolan SH, Kristina Limbong dan St Ev M Sitorus mewakili gereja tetangga. (R10/c)

Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru