Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Dirjen Vokasi Tetapkan 17 SMK Pusat Keunggulan di Sumut, Dua Lagi SMK PK Skema Pemadanan

Redaksi - Senin, 14 Agustus 2023 17:17 WIB
386 view
Dirjen Vokasi Tetapkan 17 SMK Pusat Keunggulan di Sumut, Dua Lagi SMK PK Skema Pemadanan
(Foto: Dok/Disdik Sumut)
Sekda Provsu Arif ST Nugroho (kiri) bersama Kadisdik Sumut Dr H Asren Nasution MA (tengah) saat mengunjungi Stan Pameran Vokasi pada Rakor Pendidikan dan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) di Medan. 
Medan (SIB)
Dunia pendidikan di Sumatera Utara mendapat harapan baru menyusul pengumuman mengejutkan melalui Keputusan Dirjen Pendidikan Vokasi Nomor 60/D/O/2023 Tanggal 10 Agustus 2023 tentang Penetapan Sekolah Menengah Kejuruan Pelaksana Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan Skema Reguler Baru Tahap 1 Tahun 2023.
Sebanyak 17 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumatera Utara telah ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan. Hal itu membawa harapan baru bagi pendidikan kejuruan yang lebih berkualitas.
"Sebelumnya pendidikan kejuruan juga telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat dengan terbitnya Keputusan Dirjen Pendidikan Vokasi Nomor 26/D/O/2023 Tanggal 17 April 2023 dan Nomor 33/D/O/2023 Tanggal 17 Mei 2023 tentang Penetapan Sekolah Menengah Kejuruan Pelaksana Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan Skema Pemadanan Dukungan Baru Tahap 1 dan Tahap 2 Tahun 2023 yaitu SMK Negeri 8 Medan dan SMK Negeri 2 Kisaran," ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Dr H Asren Nasution MA dalam siaran pers yang diterima di Medan, Minggu (13/08).
Menurut Asren, keputusan ini disambut gembira oleh komunitas pendidikan dan industri di Sumut. Adapun filosofi atau dasar penetapan SMK sebagai pelaksana SMK Pusat Keunggulan itu karena 19 SMK itu memiliki prestasi gemilang, komitmen kuat terhadap kualitas pendidikan, dan telah mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan dunia kerja.
Selain itu, tambah Asren Nasution, SMK-SMK ini melangkah sejalan dengan visi untuk menciptakan lulusan yang siap berkontribusi di berbagai sektor industri.
Pengumuman ini berdasarkan pada penilaian yang melibatkan ahli pendidikan dan perwakilan industri. Para SMK terpilih memiliki fasilitas modern, kurikulum terkini, serta guru-guru berkualifikasi tinggi yang akan memberikan pendidikan dan pelatihan sesuai dengan kebutuhan industri masa depan.
"Kami berterima-kasih atas pengakuan ini dan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung pendidikan kejuruan di Sumut. Ini akan menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan standar pendidikan dan berkolaborasi dengan industri. Kami juga berterima-kasih pada guru, siswa dan komite sekolah yang telah mendukung kelancaran tugas SMK Negeri dan Swasta," sebut Asren.
Kadis menambahkan, dengan pengumuman ini, ke-19 SMK tersebut akan mengalami transformasi dalam pendekatan pembelajaran, penerapan teknologi terbaru, serta peluang magang di perusahaan-perusahaan ternama dalam dan luar negeri. Langkah ini diharapkan akan menciptakan lulusan yang lebih siap dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini dan masa depan.
Selanjutnya, Asren Nasution mengatakan, untuk mendukung SMK Bermartabat di Sumatera Utara, Disdik Sumatera Utara sedang melakukan percepatan pembentukan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) SMK Negeri Sumatera Utara. Dalam rangka percepatan pembentukan BLUD SMK, Dinas Pendidikan Sumatera Utara telah melakukan berbagai langkah konkrit, pekan depan akan rapat koordinasi bersama OPD terkait dan Kemendagri,” tambah Asren.
Pengumuman Dirjen Pendidikan Vokasi ini, tegas Asren Nasution, menjadi tonggak penting dalam menjadikan pendidikan vokasi sebagai pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing tinggi. Selain itu, diharapkan para siswa akan memiliki akses yang lebih baik untuk meraih kesuksesan di dunia kerja dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan Sumatera Utara.
Sementara itu, Kabid Pembinaan SMK Dr Suhendri berharap, di tahap berikutnya akan bertambah jumlah SMK Pusat Keunggulan di Sumatera Utara.
Pihaknya akan terus mendampingi dan memantau tahapan yang berjalan. Menurutnya, ini merupakan tambahan signifikan dari 58 SMK Pusat Keunggulan yang ada, yang sebelumnya yang merupakan SMK Pusat Unggulan Lanjutan.
Ke 17 SMK Pusat Keunggulan tersebut adalah SMKS Budhi Darma Indrapura (Teknologi Manufaktur dan Rekayasa), SMKS Delisha Deliserdang (Seni dan Ekonomi Kreatif), SMKS Tarbiyah Islamiyah Deliserdang (Teknologi Manufaktur dan Rekayasa), SMKS Tri Karya Sunggal Deliserdang, SMKN 1 Karo (Seni dan Ekonomi Kreatif), SMKS Muhammadiyah 16 Serdangbedagai (Pariwisata), SMKN 1 Pematangsiantar (Seni dan Ekonomi Kreatif), SMKN 1 Batangtoru, Tapsel (Agribisnis dan Agriteknologi) dan SMKN 1 Siatasbarita, Taput (Seni dan Ekonomi Kreatif).
Selanjutnya, SMKN 1 Balige, Toba (Energi dan Pertambangan), SMKS Pembangunan Daerah Nias, Gunungsitoli (Teknologi Manufaktur dan Rekayasa), SMKS Kristen Harapan Sejahtera, Gunungsitoli (Agribisnis dan Agriteknologi), SMKN 10 Medan (Pariwisata), SMKN 14 Medan (Pariwisata), SMKN 2 Padangsidimpuan (Teknologi Manufaktur dan Rekayasa), SMKN 2 Pematangsiantar (Teknologi Manufaktur dan Rekayasa) dan 17 SMKN 1 Pematangsiantar (Teknologi Informasi). (R8/r)

Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Pemkab Simalungun Gelar Pasar Murah

Pemkab Simalungun Gelar Pasar Murah

Simalungun(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) menggelar pasar murah selama