Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026

Suryani Paskah Resmi Daftar Balon Wakil Wali Kota Medan ke PDIP dan PKB

Donna Hutagalung - Rabu, 08 Mei 2024 16:39 WIB
660 view
Suryani Paskah Resmi Daftar Balon Wakil Wali Kota Medan ke PDIP dan PKB
Foto: Dok/Suryani
FOTO BERSAMA: Bakal Calon Wakil Wali Kota Medan, Suryani Paskah berfoto bersama Bendahara DPC PDI Perjuangan, Boydo HK Panjaitan, Ketua Panitia Penjaringan, Ramond Siagian dan jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Medan.

"Kami dari DPC PDI Perjuangan Medan menyambut baik hal ini karena memang ibu Suryani Paskah juga membawa partai PKB. Mudah-mudahan DPP PDI Perjuangan bisa mengeluarkan rekomendasi kepada Suryani Paskah," ujarnya.

Sementara itu, Suryani mengatakan alasan dirinya mendaftar ke PDI Perjuangan karena melihat partai berlambang kepala banteng tersebut banyak melakukan karya nyata kepada masyarakat melalui wakil-wakil rakyat partai itu.

"Dan juga semua nilai-nilai yang ada di PDI Perjuangan berkesinambungan dengan nilai-nilai yang dimiliki PKB," tegasnya.

Usai di PDIP, Suryani Paskah kemudian resmi mendaftar ke DPC PKB Medan di Jalan Denai, Kecamatan Medan Denai. Suryani Paskah diterima Ketua Desk Pilkada DPC PKB Medan, Chairuddin Lubis, Agung beserta jajaran pengurus.

Chairuddin menyambut gembira atas pendaftaran Suryani Paskah ke DPC PKB Medan.

"Kita sangat mendukung Suryani Paskah, terlebih beliau dari PKB. Kita berharap DPW dan DPP PKB dapat memberikan yang terbaik atas pencalonan Suryani Paskah sebagai Calon Wakil Wali Kota Medan," ujarnya.

Suryani Paskah mengungkapkan, jika terpilih dirinya akan fokus kepada bidang ekonomi dan pendidikan, termasuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Medan.

Di bidang ekonomi, Suryani Paskah akan tetap mempekerjakan juru parkir manual.

Suryani mengatakan, penerapan parkir elektronik terbukti tidak mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir.

Persoalan yang terjadi bukanlah pada penerapan parkir elektronik (e-parking) atau manual. Tetapi lebih pada pengawasan.

Ia pun mengingatkan, keadaan ekonomi Kota Medan masih penuh dengan tantangan, sehingga pemberdayaan juru parkir manual (menggunakan kertas retribusi parkir) masih sangat dibutuhkan, karena ini juga merupakan bagian dari program padat karya.

"Ribuan juru parkir butuh menghidupi keluarganya. Kita tinggal butuh pembinaan dan pengawasan agar para juru parkir manual tersebut benar-benar menyetorkan uang parkir ke Pemko Medan," tuturnya.


Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru