Minggu, 23 Juni 2024 WIB

Warga Laporkan Kelompok Preman Tutup Akses Jalan Kampung Kompak ke Polda Sumut

Tumpal Manik - Minggu, 19 Mei 2024 23:48 WIB
2.098 view
Warga Laporkan Kelompok Preman Tutup Akses Jalan Kampung Kompak ke Polda Sumut
Foto: harianSIB.com/Tumpal Manik
LAPORKAN: Rahman Tuah Nasution, didampingi penasehat hukumnya Poltak Silitonga, SH, MH bersama warga Kampung Kompak melaporkan penutupan akses jalan Kampung Kompak ke Polda Sumut, Kamis (16/5/2024).
Medan (harianSIB.com)
Tidak habisnya perlakuan kelompok preman suruhan diduga mafia tanah yang ingin menguasa lahan warga Kampung Kompak Jalan H. Anif Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.

Mulai dari intimidasi penganiayaan dengan membacok hingga saat ini menutup akses jalan ke pemukiman Kampung Kompak.

Ditemui di Mapolda Sumut, Rahman Tuah Nasution, yang merupakan korban pembacokan preman suruhan berinisial K pada 3 Mei 2024 lalu, didampingi penasehat hukumnya (PH) Poltak Silitonga SH, MH bersama warga Kampung Kompak melaporkan preman dan orang yang diduga menyuruh menutup akses jalan Kampung Kompak.

Baca Juga:

"Rahman Tuah Nasution yang merupakan korban pembacokan bersama warga Kampung Kompak telah melaporkan dugaan tindak pidana melanggar fungsi jalan, UU No. 38 Tahun 2004 tentang jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 63 dan atau ayat 1 juncto 192 KUHPidana yang terjadi Jalan H. Hanif Simpang Ulayat Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara," ujar Poltak, Kamis (16/5/2024).

Dalam laporan polisi No. LP/B/620/V/2024/Polda Sumatera Utara, pelapor melaporkan para pelaku yang diduga kuat menyuruh melakukan penutupan jalan tersebut yaitu inisial IP, sekretaris salah satu ormas kepemudaan di Kota Medan, H dan K.

Baca Juga:

Dijelaskan Poltak, pada Jumat (3/5/2024), sampai saat ini terlapor dan kawan-kawan lainnya menutup akses masuk ke Kampung kompak Jalan H. Anif Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, dengan sebuah beton precast atau beton pracetak setinggi kurang lebih 2 meter.


DITUTUP BETON: Akses Jalan Kampung Kompak Jalan H. Anif Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang ditutup dengan beton precast atau beton pracetak oleh kelompok preman suruhan diduga mafia tanah. (Foto: Dok/Warga)

"Akibat dari pendirian beton pracetak tersebut, bangunan-bangunan permanen yaitu rumah-rumah yang berada di belakang beton tidak dapat dijangkau sejak Jumat (3/5/2024), sekira pukul 09.00 WIB hingga saat ini," ucapnya.

Poltak berharap para pelaku yaitu preman suruhan ini serta yang diduga mafia tanah segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Semua sama di hadapan hukum, siapa pun dia dan sehebat apa pun dia. Kami minta Polda Sumut agar menangkap para pelaku sehingga dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," tandasnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonformasi harianSIB.com, Minggu (19/5/2024), mengatakan, akan memproses laporan tersebut.

"Setiap laporan atau pengaduan tentu polisi menindaklanjuti, kita tunggu prosesnya," pungkasnya. (**)


Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DPRD SU: Periksa Oknum Pejabat Pencetus dan KPA Proyek Multiyears Rp2,7 Triliun
Porkot Medan, Sat Brimob Polda Sumut Cetak Prestasi di Cabang Menembak
Mabes Polri dan Polda Sumut Ungkap Clandestine Laboratorium Ekstasi di Medan
3 Tahun Pencurian Sawit PTPN IV Simalungun Rugikan Rp100 Miliar, 6 Pelaku Ditangkap
Semarakkan HUT ke-78 Bhayangkara, Warga Sumut Diajak Ramaikan Lomba Setapak Perubahan
Soal Laporan Warga Kampung Kompak ke Polda Sumut , Pj Bupati Deliserdang Dukung Satpol PP Kerja
komentar
beritaTerbaru