Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Januari 2026

25 Tahun 'Rahmat' International Wildlife Museum & Gallery Bertabur Hadiah

Anton Panggabean - Selasa, 21 Mei 2024 10:19 WIB
820 view
25 Tahun 'Rahmat' International Wildlife Museum & Gallery Bertabur Hadiah
Foto: Dok/R Galerry
Potong Tumpeng: Tun DR H Rahmat Shah memotong tumpeng 25 tahun ''Rahmat'' International Wildlife Museum & Gallery, Minggu (19/5/2024) sore.

Pada kegiatan ini diputar dua video sejarah perkembangan 25 tahun museum tersebut yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof Dr Juwono Sudarsono MA pada 14 Mei 1999. Kemudian peresmian perluasan museum oleh Presiden RI DR Susilo Bambang Yudhoyono MA pada 13 November 2007.

Kemudian pada 3 April 2010 dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Nasional Keadilan oleh Prof Dr Bagir Manan, DR H Rahmat Shah serta anggota MPR, DPD, DPR, DPRD, Forkopimda Sumut, tokoh nasional dan daerah dari berbagai lembaga dan profesi, rektor, veteran dan tokoh pemuda.

Peresmian monumen ini dilaksanakan pada 19 Maret 2011 oleh Ketua DPD RI H Irman Gusman SE MBA, Ketua Mahkamah Konstitusi RI Prof Dr Mohd Mahfud MD SU, Menko Kesra RI DR dr H Agung Laksono dan DR H Rahmat Shah beserta anggota MPR, DPR, DPD, DPRD, Gubsu, MUI Sumut, bupati/wali kota, rektor, veteran, pemuda, ketua partai politik serta tokoh nasional dan daerah dari berbagai lembaga dan profesi.

Selanjutnya Menteri Kehutanan RI H Zulkifli Hasan SE MM meresmikan sebagai lembaga konservasi dengan pengembangan koleksi pada 28 November 2013.

Sejarah lain adalah peresmian Legend International Hall yang memiliki ratusan koleksi pribadi sejumlah kepala negara dunia, para legendaris dan maestro dunia yang diresmikan Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla pada 30 Juli 2016.

''Rahmat'' International Wildlife Museum & Gallery dalam usia 25 tahun juga memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim yang dilaksanakan pada 14 Mei 2024

Saat ini berbagai program juga tengah disiapkan Tun DR H Rahmat Shah untuk pengembangan ''Rahmat'' International Wildlife Museum & Gallery termasuk untuk menjadi education center.

Tun DR H Rahmat Shah berharap melalui museum dan galeri dapat lebih mengenal keanekaragaman satwa liar dunia pada masyarakat dari berbagai kalangan.

Tokoh nasional dari Sumut ini juga berharap berbagai pihak lebih peduli dan terpanggil untuk lebih menyayangi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup dan satwa liar. Menurut Tun DR H Rahmat Shah, lingkungan hidup dan satwa liar ini merupakan anugerah yang tak ternilai dari Tuhan sebagai warisan untuk anak dan cucu. ''Flora dan fauna, bukan hanya milik suatu negara tetapi milik dunia,'' katanya.

Atas kiprah, DR H Rahmat Shah menerima 910 penghargaan nasional dan internasional termasuk dari Presiden Suharto, Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo. Ia pun menjadi putera Indonesia pertama yang menerima penghargaan Internasional Conservation Award, Big Five Grand Slam Award, Dangerous Games of Africa dan World Hunting Award. Ada juga penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia.

Pj Gubsu diwakili Ir Muhammad Armand Effendy Pohan MSi selaku staf ahli Pj Gubsu Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan mengapresiasi karya nyata yang dilakukan Tun DR H Rahmat Shah. Apresiasi serupa juga disampaikan Prof Dr H Muzzakir MAg sebelum memimpin doa bersama. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru