Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

Idul Adha 1445H, Ketua Al-Washliyah Harap Umat Islam Konsisten Berkurban

Oki Lenore - Selasa, 18 Juni 2024 19:39 WIB
411 view
Idul Adha 1445H, Ketua Al-Washliyah Harap Umat Islam Konsisten Berkurban
Foto: Dok/BKM Masjid Asy Syafi"iyah
IDUL ADHA: Anggota Dewan DPD RI asal Sumut Dr H Dedi Iskandar Batubara, Ketua BKM Asy Syafi'iyah Eddy Syofian bersama pengurus BKM usai Salat Idul Adha 1445 H, di Masjid Asy Syafi"iyah Jalan Sinumba, Medan, Senin (17/6).
Medan (harianSIB.com)
Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al Jam'iyatul Washliyah (Al-Washliyah) Sumatera Utara (Sumut), Dr Ustaz H Dedi Iskandar Batubara berharap umat Islam konsisten berkurban.

Menurutnya, pelajaran dari kisah pengorbanan, konsistensi, keberanian dan kecerdasan yang dicontohkan Nabi Ibrabim dan keturunannya adalah jalan terbaik sebagai umat-Nya.

"Semua itu membutuhkan keteguhan hati, ketegaran jiwa serta kejernihan pikiran dan nilai-nilai itu telah diwariskan Nabi Ibrahim kepada keturunannya Nabi Muhammad SAW," tambahnya.

Uraian tersebut disampaikan pria yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) asal Sumatera Utara saat menjadi Khatib Salat Idul Adha di Masjid Asy Syafi"iyah, Senin (17/6).

Dalam rilis yang diterima SIB News Network (SNN), Selasa (18/6/2024), dari Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) Asy Syafi'iyah Jalan Sinumba Raya, Kelurahan Helvetia Medan, Eddy Syofian, dijelaskan, Dedi Batubara bahwa kurban merupakan ujian dan pembuktian iman.

"Idul Adha mengajarkan umat Islam tentang pengorbanan dan kesabaran menghadapi ujian dan keteguhan hati menjalankan perintah agama yang harus dilaksanakan dalam kehidupan," tegasnya.

Dia mengajak umat Islam agar mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah pengorbanan, konsistensi, keberanian dan kecerdasan yang dicontohkan Nabi Ibrabim dan keturunannya.

Menurutnya, ada tiga hikmah. Pertama, iman yang diikrarkan kepada Allah butuh pengujian dan pembuktian. Kedua, ujian iman itu tidak melulu berbentuk duka dan derita. Tetapi bisa berupa suka dan bahagia. Ketiga, identitas sebagai mukmin mengharuskan untuk selalu menebarkan kebajikan dan menyebarkan kebaikan dimanapun, kapanpun dan kepada siapapun.

Dedi mengatakan, lebih 4000 tahun silan tiga insan pilihan Ibrahim, Hajar dan Ismail mengajari kita tentang arti pengorbanan.

"Pengorbanan Nabi Ibrahim didedikasikannya hanya semata menaati perintah Allah SWT," ujarnya.

Ketua BKM Asy Syafi'iyah Eddy Syofian mengatakan, peran Masjid Asy Syafi'iyah tidak sekedar pusat peribadatan, tetapi pusat pendidikan dan sosial serta solusi bagi pemberdayaan jamaah. Untuk itu, BKM Asy Syafi'iyah mengelola dana masjid untuk ketiga fungsi tersebut seperti memberikan bea siswa kepada anak yatim dan dhuafa, memberi bantuan sembako setiap tiga bulan untuk keluarga yatim dan dhuafa.

Eddy menyampaikan, penyembelihan hewan kurban tahun ini sebanyak 12 sapi dan 14 kambing yang didistribusikan kepada 750 KK yang ada di sekitar masjid. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru