Senin, 15 Juli 2024

Kejati Sumut Penyuluhan Hukum tentang ITE dan Narkoba di SMAN 5

Martohap Simarsoit - Sabtu, 22 Juni 2024 19:31 WIB
388 view
Kejati Sumut Penyuluhan Hukum tentang ITE dan Narkoba di SMAN 5
Foto: Dok/Penkum Kejatisu
PENYULUHAN: Koordinator Bidang Intelijen Kejati Sumut Yos A Tarigan, SH MH, menyampaikan penyuluhan hukum tentang UU ITE dan Narkoba, di SMAN 5 Medan, Jumat (21/6-2024).
Medan (harianSIB.com)
Kejati Sumut menggelar penyuluhan hukum di SMA Negeri 5 Medan, Jalan Pelajar Medan, Jumat (21/6/2024).

Kegiatan dalam rangka Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) itu, menghadirkan narasumber Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Idianto, SH MH, diwakili Koordinator Bidang Intelijen Yos A Tarigan, SH MH, dengan materi UU ITE dan Narkotika.

Menurut Yos Tarigan, Undang-Undang (UU) ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) yang mengatur tentang penggunaan teknologi informasi dan transaksi elektronik, ditujukan untuk mengatur kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan internet, komputer dan perangkat elektronik lainnya.

Baca Juga:

"Saat ini sangat bergantung pada teknologi informasi sampai ada yang mengatakan lebih baik ketinggalan dompet daripada ketinggalan handphone. Itu bukti masyarakat sangat bergantung pada teknologi informasi," kata Yos Tarigan, melalui dalam siaran pers yang diterima wartawan via WhatsApp (WA), Sabtu (22/6/2024).

Di sisi lain, lanjutnya, semakin besar pengaruh teknologi di dalam kehidupan masyarakat, semakin besar pula risiko penyalahgunaan teknologi informasi yang dapat dilakukan.

Baca Juga:

UU ITE, kata mantan Kasi Penkum Kejati Sumut ini, memiliki beberapa pasal yang mengatur tentang berbagai aspek penggunaan teknologi informasi dan transaksi elektronik, termasuk hak dan kewajiban pengguna internet, perlindungan data pribadi, tindakan pidana terkait dengan penyalahgunaan teknologi informasi, dan tata cara penyelesaian sengketa elektronik.

Pada kenyataannya, ungkap Yos Tarigan, banyak sekali hal buruk yang bisa terjadi melalui teknologi informasi. UU ITE ini menjadi rambu-rambu agar bijak dalam menggunakan teknologi, khususnya bermedia sosial.

"Apapun informasi diperoleh jangan langsung ditelan bulat-bulat, disaring terlebih dahulu, kalau sumbernya jelas dan bermanfaat bagi orang lain baru kita share," pesan Yos.

Menyangkut narkoba, menurut Yos Tarigan, merupakan istilah untuk narkotika, psikotropika dan zat berbahaya lainnya. Istilah yang sering dipakai adalah NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya).

Penggunaan narkoba, kata Yos, bukan hanya terjadi pada orang dewasa tapi remaja dan anak-anak juga sudah terperangkap dengan zat berbahaya ini.

"Pada awalnya hanya penasaran dengan rasanya, terus ikut-ikutan mencoba dan sudah merasakan nikmatnya akhirnya jadi ketergantungan menggunakan narkoba. Banyak pengguna obat-obatan yang awalnya tergoda merasakan kesenangan sesaat atau sebagai pelarian dari masalah yang dihadapi, padahal efek narkoba dapat merusak kesehatan secara fisik dan kejiwaan," jelas Yos.

Menurutnya, sangat penting bagi remaja memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba dan konsekuensi serius yang dapat timbul dari penggunaannya. Termasuk dampak jangka pendek dan jangka panjang.

"Apalagi saat ini peredaran narkoba sudah sampai ke seluruh lapisan masyarakat, karena dipecah lagi dengan paket-paket hemat dengan harga Rp50 ribuan sampai Rp100 ribuan," ungkap Yos.

Untuk itu, ia mengajak peserta didik jangan mudah tergiur dengan narkoba. Hindari orang-orang asing yang tiba-tiba menawarkan sesuatu yang katanya bisa membuat hidup lebih enak.

"Adik-adik adalah generasi penerus bangsa ke depan, masa depan bangsa ada di tangan adik-adik. Oleh karena itu, jangan rusak masa depanmu hanya karena tergiur dengan narkoba," katanya.

Di akhir kegiatan, Kepala SMAN 5 Medan dan Koordinator Yos A Tarigan saling memberikan cinderamata. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pertama dalam Pemberantasan Korupsi, Pidsus Kejati Sumut Jerat Tersangka dengan Pasal 7 UU Tipikor
Kejati Sumut Tahan 2 Tersangka Korupsi dari PT AT dan PT MKBP
Tim Tabur Kejati Sumut dan Kejari Medan Amankan Terpidana Status DPO Perkara Penipuan
Kejari Medan Terbanyak Menuntut Mati Terdakwa Nakotika di Wilayah Kejati Sumut
DPP Garansi Desak Kajati Sumut Investigasi Dugaan Korupsi di Dinas PUTR Labura
Kejati Sumut Tahan 2 Tersangka Korupsi Rp 3,7 M Pekerjaan Jalan di Madina
komentar
beritaTerbaru