Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 26 Maret 2026

Anggota DPD RI Terpilih dan KTTP Temui Dirjen Pendaftaran dan Penetapan ATR/BPN RI di Jakarta

Firdaus Peranginangin - Selasa, 06 Agustus 2024 16:27 WIB
436 view
Anggota DPD RI Terpilih dan KTTP Temui Dirjen Pendaftaran dan Penetapan ATR/BPN RI di Jakarta
Foto: Dok/Firdaus
SERAHKAN: Anggota DPD RI terpilih Pdt Penrad Siagian MTh, didampingi Ketua KTTP Desa Simpang Gambus Ruslan menyerahkan berkas hak kepemilikan tanah masyarakat kepada Dirjen Pendaftaran dan Penetapan Hak ATR/BPN Hasan Basri, Selasa (6/8/2024), di Jakarta.
Medan (harianSIB.com)
Anggota DPD RI terpilih Pdt Penrad Siagian MTh mendesak PT Soc segera mengembalikan tanah Kelompok Tani Tanah Perjuangan (KTTP) Desa Simpang Gambus Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, seluas 473 hektare yang dicaplok perusahaan perkebunan tanpa ada ganti rugi terhadap petani.


Desakan itu disampaikan Penrad Siagian bersama perwakilan KTTP Desa Simpang Gambus, saat melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendaftaran dan Penetapan ATR/BPN RI Hasan Basri, di ruang rapat Dirjen Jalan Sisingamangaraja, Jakarta, Selasa (6/8/2024).


"Kami berharap pihak Dirjen Pendaftaran dan Penetapan ATR/BPN ikut mendorong agar perusahaan swasta tersebut segera melepas tanah kelompok tani, karena dianggap telah semena-mena menguasai lahan dengan cara mengusir petani disertai ancaman dan tanpa ganti rugi," kata Penrad.


Begitu juga berkas-berkas pengusulan HGU yang disampaikan pihak PT Soc ke Dirjen Pendaftaran dan Penetapan Hak ATR/BPN, tambah Penrad, agar ditolak perpanjangannya, sebelum lahan masyarakat dikeluarkan dari usulan HGU-nya, mengingat lahan tersebut milik kelompok tani.


Menanggapi hal itu, Dirjen Pendaftaran dan Penetapan Hak ATR/BPN Hasan Basri mengatakan, berkas pengajuan HGU yang disampaikan PT Soc kepadanya, semua telah melalui tahapan.


"Hasil ukur risalah Panitia B, merupakan salah satu menjadi acuan kita dalam proses perpanjangan HGU. Dalam notulensi tersebut tidak ditemukan adanya protes seperti yang disampaikan oleh KTTP," kata Hasan.


Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru