Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 27 September 2026

30 Anggota DPR dan 4 DPD RI Dapil Sumut Harus Bersatu Perjuangkan Bangun Jembatan Layang di Sibolangit

Firdaus Peranginangin - Senin, 13 Januari 2025 17:35 WIB
188 view
30 Anggota DPR dan 4 DPD RI Dapil Sumut Harus Bersatu Perjuangkan Bangun Jembatan Layang di Sibolangit
(Foto SNN/Firdaus)
Toni Togatorop SE MM Drs HN Serta Ginting.
Medan (harianSIB.com)

Tuntutan masyarakat dari 10 kabupaten agar "Jembatan Layang" di Sibolangit persisnya di tikungan Tirtanadi Deliserdang, segera dibangun semakin menguat dan berharap kepada 30 anggota DPR RI dan 4 anggota DPD RI dari Dapil Sumut dapat bersatu memperjuangkan aspirasi ini ke Kementerian PUPR dan memastikan anggaran pembangunannya masuk dalam APBN 2025.

Hal itu disampaikan Ketua Assosiasi Pedagang dan Petani (Aspatan) Sumut Toni Togatorop SE MM dan tokoh masyarakat Sumut Drs HN Serta Ginting kepada wartawan, Senin (13/1/2025) melalui telepon di Medan menanggapi semakin derasnya tuntutan masyarakat untuk membangun jembatan layang di Sibolangit persisnya di tikungan Tirtanadi Deliserdang.

Ditambahkan Toni, masyarakat saat ini menaruh harapan besar terhadap 30 anggota DPR RI dan 4 anggota DPD RI Dapil Sumut, agar pembangunan "Jembatan Layang" Sibolangit di Jalan Medan - Berastagi bisa segera terealisasi, agar masyarakat tidak lagi resah dihantui ketakutan melintas di jalur "horor" tersebut.

"Bersuara lantang lah wahai wakil-wakil kami di Senayan Jakarta ke Kementerian PUPR, agar Jembatan Layang Sibolangit bisa dijadikan skala prioritas pembangunannya. Sudah cukuplah masyarakat jadi korban tertimpa musibah tanah longsor maupun pohon tumbang di jalur lintasan nasional itu," tambah Toni Togatorop.

Menurut Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumut ini, masyarakat 10 kabupaten (Kabupaten Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Deliserdang, Humbahas, Sibolga, Tapteng, Subulussalam, Gayo Luwes, Benar Meriah) yang setiap hari melintasi Jalan Medan - Berastagi tersebut, tengah menunggu "action" para wakilnya ke Kementerian PUPR.

"Jika tidak ada gebrakan para wakil rakyat di DPR RI dan DPD RI, tentu masyarakat dari 10 kabupaten akan berjuang sendiri ke pemerintah pusat, sebab masyarakat sudah trauma melintasi jalan Medan - Berastagi khususnya di tikungan Tirtanadi, karena jalur tersebut terus menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan," tandas Toni.


Sementara itu, HN Serta Ginting juga sangat mendukung disegerakan pembangunan jembatan layang Sibolangit, karena jalur yang ada sekarang sudah tidak layak lagi dilintasi, sebab sangat rawan longsor akibat kawasan hutan lindung di Sibolangit sudah banyak yang dirambah dan dihancuri para mafia kayu.

"Tuntutan kita sebenarnya yang sangat urgen ada dua, yakni segerakan pembangunan jembatan layang serta hutankan kembali kawasan hutan lindung di Sibolangit yang sudah diluluh-lantakkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab," tandas Serta dengan geram.

Menurut mantan anggota DPR RI ini, tanah longsor melanda kawasan Sibolangit hingga banjir ke Kota Medan sebenarnya akibat ulah mafia perambah yang merusak kawasan hutan lindung di sepanjang hutan Bukit Barisan. Akhirnya masyarakat juga yang menjadi korban dan mengalami penderitaan.(*).

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru