Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026
Syukuran Tahun Baru Kantor Pusat GMI dan YPGMI Meriah

Luncurkan “Rumah Hemat”, Bishop Kristi Wilson : Hasil Penjualannya Untuk Dana Tanggap Bencana

Wilfred Manullang - Rabu, 15 Januari 2025 09:48 WIB
263 view
Luncurkan “Rumah Hemat”, Bishop Kristi Wilson : Hasil Penjualannya Untuk Dana Tanggap Bencana
Foto harianSIB.com/Wilfred Manullang
LUNCURKAN RUMAH HEMAT: Pimpinan GMI Wilayah I Bishop Kristi Wilson Sinurat didampingi Dr RE Nainggolan dan Anggota DPD Pdt Penrad Siagian, meluncurkan Rumah Hemat pada acara syukuran Tahun Baru 2025 kantor GMI dan YPGMI, Selasa (14/1/2025).
Medan (harianSIB.com)
Gereja Methodist Indonesia (GMI) Konferensi Tahunan Wilayah I mulai menata diri dalam menyediakan dana maupun barang-barang-barang yang diperlukan dalam menanggapi bencana alam dan kemanusiaan dengan meluncurkan "Rumah Hemat".

Launching dilakukan oleh Pimpinan GMI Wilayah I Bishop Kristi Wilson Sinurat S.Th M.Pd pada acara syukuran Tahun Baru 2025 kantor GMI dan YPGMI, Selasa (14/1/2025).

Bishop Kristi Wilson mengungkapkan bahwa Rumah Hemat ini merupakan bentuk ucapan syukur atas rahman Tuhan yang terus mengajari kita untuk berbuah kasih. "Ini menyadari kita bahwa kita harus peduli kepada orang-orang yang mengalami bencana kemanusiaan maupun bencana alam," ujarnya saat diwawancari jurnalis SIB News Network (SNN) usai peluncuran.

Karena itulah, lanjutnya, GMI terpanggil untuk menyediakan dana maupun barang-barang yang diperlukan dalam menghadapi bencana. "Rumah Hemat sebagai wadah untuk menerima apa yang bisa dipersembahkan oleh masyarakat maupun warga Methodist sebagai bentuk kepeduliannya sesama manusia," terangnya.

Dengan mengambil tema"Bersama melayani sesama manusia", kita bisa membantu saudara-saudara kita dengan memberikan barang-barang yang sudah tidak dipakai tapi masih layak dijual.

Dia kemudian mencontohkan mesin tik. Dengan kemajuan teknologi komputer dan munculnya kecerdasan buatan, mesin tik tentunya sudah ketinggalan jaman. "Tetapi masih ada orang yang suka mengkoleksi mesin. Begitu juga dengan barang-barang lain," terangnya.

Dana dari penjualan barang-barang bekas itu akan digunakan pada saat terjadi bencana. Dan ini juga bagian dari Rencana Strategi (Renstra) GMI untuk menjadi berkat bagi semua ciptaan. "Itulah yang mendasari dan memotivasi GMI membentuk Rumah Hemat yang juga akan diteruskan ke distrik-distrik," tuturnya.

Lebih lanjut dijelaskannya pendirian Rumah Hemat terinspirasi dari ajaran Methodist yang salah satu cirinya adalah melakukan sosial. "Juga dari Methodist di Malaysia yang ternyata sudah lama menerapkannya," jelasnya.

Bagi masyarakat yang ingin memberikan barang-barang bekas, katanya, bisa mendatangi kantor pusat GMI Wilayah I di Jalan Kartini melalui Badan Parpem dan Diakoni Sosial, PKMI 1. "Marilah kita berikan apa yang bisa diberikan sebagai wujud kepedulian sosial dan kesalehan sosialserta hubungan kita sesama manusia," seru bishop.

Turut hadir pada acara itu tokoh masyarakat Dr RE Nainggolan MM, Anggota DPD RI Pdt Penrad Siagian, Sekum PGI Wilayah Sumut Pdt Ahmad Pinem STh, Sekum BKAG Sumut Pdr Benhard Hutabarat, Bishop RPM Tambunan, para DS (pimpinan Distrik), Rektor UMI Dr Humuntal Rumapea M.Kom, Ketua YPGMI Pdt Binran Sipayung beserta jajarannya, para pendeta dan warga jemaat. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru