Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

Panitia HUT ke 39 HKBP Gedung Johor Gelar Seminar, Narsum Pdt Dr Sukanto Limbong

Martohap Simarsoit - Sabtu, 31 Mei 2025 10:29 WIB
54 view
Panitia HUT ke 39 HKBP Gedung Johor Gelar Seminar, Narsum Pdt Dr Sukanto Limbong
Foto : dok/ panitia
FOTO BERSAMA : Pdt Dr Sukanto Limbong (kiri depan) foto bersama panitia dan jemaat usai menjadi narasumber dalam seminar diselenggarakan panitia HUT ke-39 HKBP Gedung Johor di Jalan Jend AH Nasution Gang Horas Medan, Kamis (29/5).
Medan(harianSIB.com)

Panitia Syukuran Hari Ulang Tahun ke-39 HKBP Gedung Johor, Resort Medan Johor menggelar Seminar tentang "Ngolu Parhuriaon dohot Tohonan Hasintuaon" di Gereja HKBP Gedung Johor Jalan Jend AH Nasution Gang Horas Medan Johor, Kamis (29/5). Seminar digelar dua sesi dengan narasumber (Narsum) Pdt Dr Sukanto Limbong, Ketua STT HKBP Pematangsiantar, yang dimoderatori Ny St Ir HA Sitorus Br Sibarani.


Sesi pertama, pesertanya seluruh panitia, Ketua Ir W Pane MSc, Sekretaris St RM Hutapea ST, Bendahara Ny St JM Aritonang/T Br Panjaitan SH dan seksi-seksi antara lain seksi Humas Martohap Simarsoit, SH MH beserta jemaat (ruas) HKBP Gedung Johor dengan Tema: "Ngolu Parhuriaon Ruas ni HKBP".


Sesi kedua, pesertanya khusus parhalado (penatua) HKBP Resort Gedung Johor, dengan tema: "Mangulahon Hasintuaon HKBP".


Pendeta Resort HKBP Medan Johor, Pdt Doli SH Gultom STh menyambut baik seminar tersebut. Sementara Ketua Panitia Ir W Pane MSc mengatakan, pembekalan melalui seminar diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dan pemahaman tentang ibadah di usia HKBP Gedung Johor yang sudah 39 tahun.


Pdt Sukanto antara menyampaikan, usia 39 dan menjelang 40 tahun Gereja HKBP Gedung Johor, memasuki usia sabar dan sadar akan perjalanan hidup. Namun gereja HKBP Gedung Johor di usia 39 tahun, adalah tidak terpisahkan dengan gereja pertama kali ada ketika Rasul Rasul mengatakan: "Aku percaya kepada Allah Bapa, Putra dan Roh kudus".


Narasumber pada intinya memaparkan pemahaman seputar tentang agenda HKBP dalam ibadah. Ibadah ditahbiskan dalam nama Allah Tritunggal. "Ngolu partondion" dalam agenda HKBP dilihat dari kerajinan beribadah. Ibadah adalah pekerjaan Allah, dan ibadah di HKBP adalah soal kerajinan (ringgas).


"Jadi rajinlah berdoa, rajin partangiangan dan rajin ke gereja. Kita ke gereja adalah pekerjaan Tuhan. Kalau ada yang bilang ibadah HKBP membosankan,sebenarnya tidak. Itu berarti ada masalah di diri kita. Atau hubungan diri kita dengan Tuhan sedang tidak baik baik saja", ujarnya.


Dalam agenda HKBP ada pengakuan dosa dan pengampunan, yang dalam ibadah HKBP langsung diaminkan. "Jadi kalau kita rasa diri kita belum bisa mengampuni, maka rajin-rajinlah beribadah atau mengikuti kebaktian", katanya.


Lebih lanjut dikatakan, beribadah sama dengan kesediaan kita memberikan diri kita diperintah Allah. Membantu orang yang susah itu juga ibadah. Ada yang sakit kita menolongnya, itu juga ibadah. Semua perbuatan baik itu ibadah, tetapi induknya adalah Ibadah Minggu di HKBP.


Narasumber memaparkan Agenda dalam Ibadah HKBP mulai dari bernyanyi, votum introitus, bernyanyi, hukum taurat, bernyanyi, pengampunan dosa, bernyanyi, epistel, bernyanyi, pengakuan iman, warta jemaat, bernyanyi (kurban/persembahan), khotbah, bernyanyi (kuban), doa penutup.
Menurutnya, pembawa Agenda dalam Ibadah HKBP, tidak sama dengan pembawa acara tetapi adalah corong Allah.


"Allah tidak berbagi kemuliaan dengan siapun. Dan Firman Allah itu tidak akan pernah dapat dikuasai oleh siapapun melainkan Firman Allah itu mengajar supaya sabar dan berpengharapan. Dan yang berhak mengampuni dosa hanya Allah atau Yesus sendiri (Markus 2; 7-12 dan 1 Joh 1,9)", ujarnya. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru