Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

DPRD SU Dukung Ajakan Gubernur Sumut Bebaskan Narkoba di Momen Bulan Kemerdekaan RI

Firdaus Peranginangin - Jumat, 08 Agustus 2025 17:57 WIB
28 view
DPRD SU Dukung Ajakan Gubernur Sumut Bebaskan Narkoba di Momen Bulan Kemerdekaan RI
(Foto: harianSIB.com/Dok)
Muniruddin Ritonga
Medan(harianSIB.com)
Anggota Fraksi PKB DPRD Sumut Muniruddin Ritonga, mendukung penuh ajakan Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam upaya membebaskan provinsi ini dari jerat narkoba di momen bulan Agustus atau bulan Kemerdekaan RI.

"Pada zaman perang merebut Kemerdekaan RI, kita terbelenggu dengan masa penjajahan Belanda. Sekarang di usia 80 tahun Indonesia Merdeka, kita terbelenggu dengan bebasnya peredaran narkoba di Sumut," ujar Muniruddin Ritonga kepada wartawan, Jumat (8/8/2025), di DPRD Sumut.

Hal itu ditegaskan Muniruddin Ritonga, menanggapi sikap tegas Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam rapat paripurna DPRD Sumut, yang menyebut Sumatera Utara harus segera "merdeka" dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

"Kami dari Fraksi PKB mendukung penuh langkah Gubernur yang ingin memerdekakan Sumut dari narkoba. Ini adalah musuh bersama yang telah merusak moral, mental dan masa depan generasi muda," tegasnya.

Menurutnya, narkoba bukan hanya merusak individu, tapi juga telah menjadi akar dari berbagai tindakan kejahatan. Ia mencontohkan maraknya kasus pembunuhan, pencurian dan kekerasan yang kerap dipicu penyalahgunaan narkotika.

"Sudah banyak kejadian tragis yang disebabkan pengaruh narkoba. Bahkan, kita dengar ada anak yang tega membunuh orang tuanya sendiri karena sudah ketergantungan. Ini sudah sangat mengkhawatirkan," ujarnya prihatin.

Munir menekankan, upaya mewujudkan Sumut bebas narkoba tidak akan berhasil, jika hanya dilakukan oleh satu pihak, sehingga perlu mengajak seluruh elemen masyarakat dan lembaga pemerintahan untuk bersinergi, terutama aparat penegak hukum seperti Polri, TNI, Kejaksaan dan BNN.

"Ini bukan kerja satu instansi saja, tapi butuh gerakan bersama. Kita jadikan bulan kemerdekaan ini sebagai momentum revolusi moral untuk menghancurkan sarang-sarang narkoba sampai ke akar-akarnya," ujarnya.

Muniruddin juga menegaskan, pentingnya peran tokoh agama, tokoh masyarakat, guru, hingga aparatur desa dalam pencegahan, sehingga para ustaz dan pendakwah bisa memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dalam setiap ceramah.

"Pencegahan itu dimulai dari lingkungan terkecil. Dari rumah, sekolah, masjid, sampai ke tingkat desa. Semua harus terlibat aktif. Masyarakat juga jangan takut melapor bila mengetahui adanya peredaran narkoba," tambah Ketua Ketua Lembaga Perlindungan (LPA) Sumut ini.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru