Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Maret 2026

BKAG Gelar Doa Bersama Untuk Indonesia Damai dan Deliserdang

Lisbon Situmorang - Minggu, 07 September 2025 16:24 WIB
102 view
BKAG Gelar Doa Bersama Untuk Indonesia Damai dan Deliserdang
Foto.harianSIB.com/Lisbon Situmorang
DOA BERSAMA : BAKG dan para undangan lainnya menggelar doa bersama untuk Indonesia Damai dan Kabupaten Deliserdang, Sabtu (6/9/2025) di Lubukpakam.
Lubukpakam(harianSIB.com)


BKAG (Badan Kerjasama Antar Gereja) Deliserdang terdiri dari pimpinan Gereja lintas denominasi dari berbagai kecamatan Kabupaten Deliserdang, menggelar doa bersama untuk Indonesia damai dan Kabupaten Deliserdang, Sabtu (6/9/2025) di Aula Tesalonika Lubukpakam.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Musda X BKAG Deliserdang, Hasudungan Siahaan, mengajak seluruh peserta untuk sama-sama mendoakan 10 orang korban meninggal dunia dalam aksi damai di Indonesia sejak 25 Agustus hingga 1 September 2025, semoga diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan seluruh keluarga yang ditinggalkan dapat tabah, ikhlas dan mendapat banyak berkat dari Tuhan.

Doa bersama itu turut dihadiri Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Sumut, PGPI (Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia), PGLII (Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga Injil Indonesia), dan Kasi Bimas Kristen Kemenag Deliserdang, Janji Hadameon Sinambela.

Melalui doa mereka berharap Negara Indonesia dan Deliserdang secara khusus segera mengalami pemulihan, damai, tenang, kondusif, maju dan sejahtera, serta mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Kegiatan itu juga diharapkan menjadi momentum memperkuat jalinan solidaritas dan sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah untuk sama-sama menjaga kondusifitas dan berkolaborasi membangun Deli Serdang khususnya di bidang sosial spiritual masyarakat.

Bupati Deliserdang yang diwakili, Binsar Sitanggang selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemkab Deliserdang, dalam sambutannya menekankan pentingnya sama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, apalagi ditengah-tengah dinamika situasi Indonesia saat ini.

Gereja harus ikut ambil bagian untuk menjaga dan menyuarakan agar masyarakat tetap tenang dalam situasi adanya gejolak sosial, hukum dan politik akhir-akhir ini. Para pimpinan gereja diharapkan menjadi mitra pemerintah yang aktif menyuarakan secara spiritual hal-hal upaya menjaga keamanan, ketenangan, kedamaian dan kekeluargaan.

Binsar Sitanggang juga menyarankan agar bijak dan selektif dalam menggunakan media sosial, teliti dan cermati dengan benar segala informasi agar tidak terprovokasi dengan berita hoaks atau berita tidak benar. (*).

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru