Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Unras di Depan Polrestabes Medan, LSM TKN Kompas Nusantara Tuntut Oknum Penyidik Diberi Sanksi

Roy Surya D Damanik - Senin, 29 September 2025 15:03 WIB
1.678 view
Unras di Depan Polrestabes Medan, LSM TKN Kompas Nusantara Tuntut Oknum Penyidik Diberi Sanksi
Foto SNN/Roy Damanik
UNRAS DAMAI: Massa LSM TKN Kompas Nusantara menggelar unras damai di depan Mapolrestabes Medan, Senin (29/9/2024).

Medan(harianSIB.com)

LSM Tim Kenziro (TKN) Kompas Nusantara menggelar unjuk rasa (unras) damai di depan Mapolrestabes Medan, Senin (29/9/2024)

Tampak puluhan personel kepolisian baik itu dari Polwan dan Polki berjaga-jaga di lokasi agar berjalannya aksi unras itu dengan damai.

Dalam orangnya, koordinator aksi meminta kepada Kapoldasu dan Kapolrestabes Medan agar memberikan sanksi tegas terhadap oknum penyidik yang tidak menjalankan tugasnya sesuai prosedur laporan masyarakat yang sudah menahun tanpa ada kejelasan di Polrestabes Medan dan Polsek yang ada di Kota Medan.

"Mari jadikan Institusi Polri untuk kita cintai dan sayangi, serta dirindukan dan tidak menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Sesuai Motto Polri "Melindungi, Mengayomi, Melayani Masyarakat. Kami mendukung Polri yang bersih, adil dan Presisi, bukan Polri yang arogan dan tenang pilih melayani masyarakat," kata koordinator aksi.

Baca Juga:
Tak lama berselang perwakilan dari massa dibawa masuk ke gedung Satreskrim Polrestabes Medan guna menyampaikan tuntutannya. Beberapa saat kemudian perwakilan LSM keluar dari gedung.

Ketua Umum DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis saat diwawancarai mengatakan laporannya harus segera ditindaklanjuti. Kalau tidak ditindaklanjuti, Adi pastikan akan membawa massa tiga kali lipat dari saat ini untuk menggeruduk Polrestabes Medan dan Polda Sumut.

"Saya cinta dengan institusi Kepolisian, tapi yang sangat saya sayangkan oknum-oknum ini banyak yang tidak menjalankan kinerjanya sesuai prosedur," katanya.

Saat ditanya terkait apa laporannya, Adi mengungkapkan terkait kasus penipuan dan penggelapan, pengancaman dan ada juga laporan pencemaran nama baik.

"Ini ada sekitar 40 laporan polisi (LP) masyarakat yang tidak ada tindaklanjut dari Penyidik Polrestabes Medan, maupun Polda atau Polsek yang ada di Kota Medan ini. Jadi kita minta polisi mari tunjukkan polisi ini kembali baik, dimana polisi itu harus dirindukan dan disayangi masyarakat. Jangan jadi polisi yang menjadi momok menakutkan terhadap masyarakat," harapnya.

Dia menambahkan, sesuai dengan Motto Polisi "Melindungi, Mengayomi Masyarakat". Kita cinta institusi Kepolisian, tapi kita tidak suka dengan oknum kepolisian yang bermain dengan hukum. Seperti apa yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto, jangan pernah ada bermain dengan hukum, apalagi menyangkut masyarakat kecil.

"Tapi nyatanya di lapangan sangat banyak permainan terhadap hukum, apalagi terhadap masyarakat kecil. Jadi, hukum ini jangan sampai seperti selama ini tajam ke bawah, tumpul ke atas. Mari ciptakan hukum yang benar-benar, nyatakan kalau salah, dan nyatakan kalau benar. Siapapun dia, walaupun dia punya saudara atau kenalan orang kaya, kalaundia salah harus ditindak," pungkasnya.

Pantauan di lokasi, puluhan massa yang mengendarai sepeda motor dan mobil kemudian meninggalkan lokasi dengan tertib. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tim Pegasus Polrestabes Medan Ringkus 2 Tersangka Curanmor
Ops Zebra Toba 2018, Satlantas Polrestabes Medan Tilang Puluhan Kendaraan
Antisipasi Aksi Bunuh Diri, Barang Milik Tahanan Polrestabes Medan Disita
30 Oktober-12 November, Sat Lantas Polrestabes Medan Gelar Ops Zebra Toba 2018
Lagi, Polrestabes Medan Gerebek Lokasi Pengoplosan Gas Elpiji di Kawasan Percut Sei Tuan
Kasat Narkoba Polrestabes Medan Bantah Anggotanya Lalai
komentar
beritaTerbaru