Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Januari 2026

Tiga Kelompok Demo di Kejati Sumut, Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek dan Oknum Jaksa

Martohap Simarsoit - Rabu, 15 Oktober 2025 19:04 WIB
936 view
Tiga Kelompok Demo di Kejati Sumut, Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek dan Oknum Jaksa
Foto: harisnsib.com/Martohap
Saat aksi demo dari MANKOSU di depan pintu gerbang Kejati Sumut,(15/10/2025).

Medan(harianSIB.com)

Tiga kelompok massa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Jalan AH Nasution Medan, Rabu (15/10/2025). Ketiganya datang di waktu terpisah, membawa aspirasi dan dugaan penyimpangan berbeda.

Kelompok pertama yang menamakan diri Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara (MANKOSU) menyoroti dugaan penyimpangan pada proyek master plan RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2025.

Menurut mereka, proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) 2025 senilai Rp2,29 miliar itu diduga penuh rekayasa dan kongkalikong. "Kami minta Kejati Sumut turun mengusut proyek ini karena terindikasi tidak transparan," seru salah satu orator aksi.

Baca Juga:
Kelompok kedua dari Himpunan Sarjana Hukum (HSH) mengangkat isu dugaan penyimpangan fee proyek preservasi jalan di BBPJN Satker PJN 1, termasuk ruas Jalan SP Kota Pinang–Gunungtua–SP Pal XI Tahun 2023 senilai Rp56,6 miliar.

Dalam selebarannya, HSH juga mempertanyakan kebenaran dana Pemprov Sumut untuk pembangunan gedung kolaborasi UMKM Square di Universitas Sumatera Utara (USU). "Jika benar, kami minta dijelaskan dasar hukumnya," tulis pernyataan mereka.

Sementara itu, kelompok ketiga dari Aliansi Aktivis Kota menuntut Kejati Sumut mengevaluasi kinerja salah satu oknum jaksa berinisial 'J' yang diduga terlibat dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Sumut. "Oknum jaksa itu harus diperiksa agar citra Kejaksaan tidak tercoreng," tegas perwakilan Aliansi dalam orasinya.

Menanggapi aksi tersebut, Staf Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumut, Monang Sitohang SH, menyampaikan apresiasi atas informasi yang diberikan para pengunjuk rasa. "Kami berterima kasih atas penyampaian aspirasi ini. Namun sebaiknya laporan disampaikan secara tertulis dan disertai data pendukung melalui PTSP Kejati Sumut," ujarnya kepada wartawan.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan mendapat pengawalan aparat kepolisian. Hingga siang, ketiga kelompok massa telah membubarkan diri dengan aman.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tanjungbalai Luncurkan Program “AI Power City”, Dorong Transformasi Pemerintahan Berbasis Kecerdasan Buatan
PDI Perjuangan Medan Dekatkan Diri ke Rakyat, Salurkan Bantuan ke Umat Hindu Jelang Deepawali
Atlet IPSI Sumut Bertolak ke Kudus, Siap Ukir Prestasi di PON Bela Diri 2025
PDI Perjuangan Sumut Bantu Korban Banjir di Kota Medan Ringankan Derita Rakyat
Education Expo ke-23 Siap Digelar, Perebutkan Piala Gubernur Sumut
Ketua Gabsi Sumut Kagum Pengelolaan GOR Djarum Kaliputu di PON Bela Diri 2025
komentar
beritaTerbaru