Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Walhi Sumut: Banjir Bandang di Sumut Akibat Rusaknya Ekosistem Batang Toru

Rickson Pardosi - Rabu, 26 November 2025 23:28 WIB
880 view
Walhi Sumut: Banjir Bandang di Sumut Akibat Rusaknya Ekosistem Batang Toru
Ist/SNN
Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Rianda Purba.

Ekosistem ini harus dijaga, karena selain kaya flora dan fauna khususnya orangutan tapanuli yang paling langka di dunia, kerusakan ekosistem ini tentu akan berdampak pada daerah sekitarnya termasuk bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Kembali ditegaskannya, banjir bandang dan longsor yang terjadi di Sumut disebabkan oleh industri ekstraktif yang merusak hutan harangan tapanuli/ekosistem Batang Toru.

Sekitar 7 kabupaten di provinsi Sumatera Utara terdampak banjir bandang dan longsor. Paling parah berada di Kabupaten Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Puluhan ribu warga terpaksa harus mengungsi ke tempat aman. Ribuan rumah porak poranda ribuan hektar lahan pertanian hancur disapu banjir bandang dan longsor.

"Ini bukan hanya sekedar perubahan iklim dan intensitas hujan tinggi. Tetapi faktor pendukung besarnya yaitu illegal logging yang cukup masif," tegas Rianda.

Baca Juga:

Berkurangnya fungsi hidrologis di areal tangkapan air di sekitar DAS Batang Toru, kehadiran korporasi-korporasi asing yang berdiri megah di sekitar lanskap Batang Toru, Tambang emas PT Agincourt Resourches (Martabe) Tapsel, PLTA North Sumatera Hydro Energy (Tapsel), PLTMH Pahae Julu, Geothermal PT SOL (Taput), PKR PT Toba Pulp Lestari (Taput dan Tapsel), perkebunan sawit PT. Sago Nauli (Tapteng), perkebunan sawit PTPN III Batang Toru (Tapsel).

Rianda Purba selalu Direktur Eksekutif Walhi Sumut meminta pemerintah harus segera memeriksa dan mencabut seluruh izin korporasi-korporasi perusak lingkungan yang berdiri di harangan Tapanuli.(**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Tinjau Lokasi Bencana Longsor di Sipirok
Surat Ephorus HKBP kepada Seluruh Jemaat dan Pelayan
Ibu dan 3 Anaknya Tewas Akibat Longsor di Tapteng
Indosat Sampaikan Empati dan Percepat Pemulihan Jaringan di Daerah Terdampak Bencana
Kodam I/BB Kerahkan 555 Personel Evakuasi Warga Terdampak Bencana di Sibolga-Tapteng
Banjir Bandang Terjang Humbahas, 2 Tewas dan 5 Warga Masih Hilang
komentar
beritaTerbaru