Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Anggota DPRD Sumut Hasyim SE Kritik Lambannya Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Leo Bastari Bukit - Sabtu, 06 Desember 2025 20:02 WIB
860 view
Anggota DPRD Sumut Hasyim SE Kritik Lambannya Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Foto Dok/Leo Bukit
Hasyim SE.

Medan(harianSIB.com)

Anggota DPRD Sumut Hasyim SE mendesak pemerintah pusat segera menetapkan musibah banjir dan longsor yang melanda berbagai provinsi di Indonesia, terutama Provinsi Sumut, sebagai bencana nasional. Desakan ini disampaikan menyusul meningkatnya jumlah korban jiwa dan meluasnya kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah.

Menurut Hasyim, skala bencana yang terjadi sudah jauh melampaui kapasitas penanganan pemerintah daerah. "Data korban dan tingkat kerusakan sudah memenuhi semua kriteria: korban masif, wilayah luas, serta infrastruktur dan kapasitas daerah kewalahan," tegasnya, Sabtu (6/12/2025).

Gelombang banjir dan longsor melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara seperti Medan, Deliserdang, Langkat, Serdang Bedagai, Sibolga, Humbang Hasundutan, Toba, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara. Bencana di Pulau Sumatera juga menghantam Aceh, Sumatera Barat, Riau, dan provinsi lainnya.

Data resmi BNPB per 5 Desember 2025 mencatat 836 orang meninggal, 509 orang hilang, dan sekitar 2.700 orang luka-luka. Di antara korban tersebut, Sumatera Utara mengalami 312 korban meninggal. Kerusakan juga meliputi lebih dari 10.500 rumah hancur, serta ratusan fasilitas umum seperti jembatan, sekolah, dan fasilitas sosial rusak berat.

Baca Juga:
Hasyim menilai bahwa pemerintah pusat terlalu lamban dalam menetapkan status bencana nasional, padahal keterlambatan tersebut berpotensi memperburuk situasi kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa percepatan logistik, evakuasi, dan pengerahan alat berat membutuhkan komando nasional yang tidak terhambat birokrasi daerah.

"Kita bicara ratusan nyawa hilang, ratusan orang masih hilang, puluhan ribu rumah rusak. Dalam situasi sebesar ini, negara tidak boleh terkesan ragu atau menunggu tekanan publik terlebih dahulu," ujar Hasyim yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Medan.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafis Minta Drainase Jalan Sukarno-Hatta Binjai Timur Diperbaiki
4 Tersangka Suap Anggota DPRD Sumut Menyusul Segera Disidang
KPK Perpanjang Penahanan 2 Tersangka Kasus Suap DPRD Sumut
KPK DPO Mantan Anggota DPRD Sumut Ferry Suando Tanuray Kaban
KPK Jemput Paksa Anggota DPRD Sumut M Faisal Lubis
komentar
beritaTerbaru