Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Menkomdigi Lepas Bantuan Pemulihan Pasca Bencana ke Aceh

Lisbon Situmorang - Minggu, 28 Desember 2025 14:35 WIB
618 view
Menkomdigi Lepas Bantuan Pemulihan Pasca Bencana ke Aceh
Foto.harianSIB.com/Lisbon Situmorang
Menkomdigi Meutya Hafid, menyampaikan sambutannya sebelum melepas bantuan kemanusiaan, Minggu (28/12/2025) di Bandara Kualanamu.

Kualanamu (harianSIB.com)

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid, melepas bantuan kemanusiaan untuk pemulihan pasca bencana alam ke Provinsi Aceh, Minggu (28/12/2025) di area parkir Taksi Bandara Internasional Kualanamu.

Meutya mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Digital bersama-sama seluruh ekosistem mitra-mitra, mengirimkan bantuan diantaranya, 118 truk tank berisi air bersih masing-masing 8.000 liter, obat-obatan, dari Telkomsel berupa pakaian baru 3.000, bersama alat ibadah 1.500, tenda plus MCK (Mandi Cuci Kakus) 60, kelambu 500, eksavator 3 unit disiapkan untuk dibawa.

"Proses pengiriman air bersih berlangsung mulai hari ini, namun karena keterbatasan truk, pengiriman akan dilakukan lebih kurang selama seminggu" jelasnya.

Selanjutnya, kontribusi tambahan dari Indosat membangun 33 sumur bor, dan dari XL nanti ada tambahan lainnya. Apji (Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia) bantuan 1 ton, Asperindo (Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia). "Mungkin akan dijelaskan nanti satu-persatu" katanya.

Baca Juga:

Menteri Meutya Hafid mencek kesiapan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Aceh, Minggu (28/12/2025) di Bandara Kualanamu. (Foto.harianSIB.com/Lisbon Situmorang).

Menteri mengatakan, percepatan pemulihan pasca bencana dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo, meminta seluruh Kementerian memaksimalkan langkah pemilihan di wilayah terdampak bencana.

Baca Juga:

Menurutnya, perkembangan pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh pasca bencana, konekvitas yang sudah uptime dan sudah recover secara umum telah pulih diatas 95 persen, dengan uptime rata-rata mencapai 91 persen.

Namun diakui masih terdapat pekerjaan rumah, sekitar 60-80 persen untuk memperbaiki Aceh, di beberapa wilayah terdampak berat, meliputi Bener Meriah, Aceh Tamiang dan Gayo Lues. "Ini kondisi tergantung suply pasokan listrik" katanya.

Meutya menyebutkan, Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tamiang sekitarnya masih menjadi titik fokus utama pemulihan pasca bencana. Penanganannya akan terus melibatkan seluruh ekosistem mitra dan lembaga terkait.

"Mohon doanya mudah-mudahan berangkat hari ini kita lancar semua. Nantinya bantuan ini diserahkan secara simbolis pada pemerintah setempat kemudian bisa disalurkan dan dirasakan manfaatnya bagi saudara kita terdampak di Aceh" harapnya. (*).

Baca Juga:
Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Berenang Tembus Banjir, Mas Baron Pulihkan Komunikasi PEP Rantau Field
Kemhan Luruskan Isu Kontrak Helikopter, Masih Tahap Uji Coba Operasional
PT Rapala Perpanjang Layanan Kesehatan di Aceh Tamiang hingga Januari 2026
BRIN Kirim Arsinum ke Aceh Tamiang dan Tapteng, Ubah Air Banjir Jadi Layak Minum
Satgas PKH Duga 27 Korporasi Picu Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Bersama Membangun Kembali harapan, Sun Life Indonesia Berkomitmen Mendukung Pemulihan Banjir dan Longsor
komentar
beritaTerbaru