Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 18 April 2026

Ketua LPA Sumut Soroti Dampak Game Online Pada Psikologi dan Pola Pikir Anak

Firdaus Peranginangin - Selasa, 06 Januari 2026 15:00 WIB
953 view
Ketua LPA Sumut Soroti Dampak Game Online Pada Psikologi dan Pola Pikir Anak
Foto harian SIB.com/Firdaus
Muniruddin Ritonga SHI.

Medan(harianSIB.com)

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumut Muniruddin Ritongan SHI menyoroti bahaya atau dampak game online terhadap psikologi dan pola pikir anak usia rentan, menyusul tragedi pembunuhan seorang ibu oleh anak kandungnya di Kecamatan Medan Sunggal.

"Peristiwa memilukan itu diduga dipicu penghapusan game online milik sang anak. Kasus ini bukan persoalan sepele, melainkan cerminan rusaknya kontrol emosi dan logika anak akibat paparan konten kekerasan digital," ujar Muniruddin Ritonga kepada wartawan, Selasa (6/1/2026) melalui telepon di Medan.

Ditambahkannya, pola pikir anak yang sudah terkontaminasi kekerasan dari dunia virtual, akhirnya melakukan tindakan brutal dan anak berusia 12 tahun tersebut menunjukkan adanya distorsi psikologis serius. Batas antara realitas dan permainan telah kabur akibat konsumsi game kekerasan tanpa pengawasan.

"Anak seusia itu belum matang secara emosi. Jika dibiarkan menyerap kekerasan setiap hari, maka respons agresif menjadi sesuatu yang dianggap normal," kata Muniruddin sembari menyebut, kasus Medan Sunggal menjadi bukti nyata bahwa game online sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, khususnya pada aspek psikologis dan pengendalian emosi.

Baca Juga:
Menurut anggota Komisi B DPRD Sumut ini, pemerintah daerah melalui OPD terkait tidak boleh tinggal diam. Dibutuhkan langkah strategis dan kebijakan tegas agar tragedi serupa tidak kembali terulang di tengah masyarakat.

"Kita tidak boleh menormalisasi game berunsur kekerasan. Ini ancaman serius bagi masa depan anak-anak kita," tegas Muniruddin yang juga anggora Fraksi PKB DPRD Sumut ini seraya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat dalam mengawasi serta membatasi aktivitas digital anak di era teknologi yang kian masif.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Melindungi Anak-anak Dari Bahaya Rokok
BNN Simalungun Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah
MUI: Dusta-Benci Dianggap Biasa di Masyarakat, Padahal Bahaya
Meminimalisir Dampak Banjir, DAS di Simalungun Perlu Dibenahi
Ka BNNK Sergai M Adlin Tambunan Minta Media Massa Sampaikan Bahaya Narkoba
Becak Bakal Legal di Jakarta, Hanura: Pola Pikir Gubernur Mundur
komentar
beritaTerbaru