Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Zeira Salim Ritonga Ingatkan Kapolres Karo Segera Tangkap Preman Pembakar Taman Hotel GM Panggabean

*Perusakan dan Pembakaran Terjadi Berulang, Perlu Didorong Patroli Rutin dan Penegakan Hukum
Firdaus Peranginangin - Senin, 12 Januari 2026 18:53 WIB
292 view
Zeira Salim Ritonga Ingatkan Kapolres Karo Segera Tangkap Preman Pembakar Taman Hotel GM Panggabean
Foto harian SIB/ Firdaus
Zeira Salim Ritonga SE.

Medan(harianSIB.com)

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga SE mengingatkan Kapolres Karo yang baru AKBP Eko Yulianto SH SIK, bahwa potensi bahaya konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat sangat rawan terjadi di Karo, apabila aksi perusakan dan pembakaran taman Hotel GM Panggabean di Berastagi tidak segera ditangani secara tegas oleh aparat penegak hukum.

Zeira Salim Ritonga kepada wartawan, Senin (12/1/2026) di DPRD Sumut menyatakan keyakinannya bahwa Kapolres Karo yang baru, AKBP Eko Yulianto, SH SIK memiliki kemampuan dan komitmen untuk menindak kelompok preman yang diduga terlibat dalam aksi perusakan tersebut.

"Kami sangat yakin Kapolres Karo yang baru, mampu bertindak tegas dan profesional dalam menangani kasus perusakan taman Hotel GM Panggabean di Berastagi, dengan sesegera mungkin menangkap kelompok preman tersebut," ujar Zeira Salim Ritonga kepada wartawan, Senin (12/1/2026), di Medan.

Baca Juga:
Menurut Zeira, aksi perusakan yang disertai pembakaran taman hotel tersebut bukanlah kejadian tunggal. Berdasarkan informasi yang diterimanya, peristiwa serupa telah terjadi hingga empat kali, namun belum terlihat adanya tindakan hukum yang tegas terhadap para pelaku.

Atas kondisi tersebut, Zeira mendorong Polres Karo untuk meningkatkan patroli rutin di sekitar lokasi Hotel GM Panggabean sebagai langkah preventif sekaligus memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dan masyarakat sekitar.

"Patroli rutin sangat penting dilakukan, mengingat kejadian ini sudah berulang kali. Kehadiran aparat di lapangan akan mencegah terulangnya aksi serupa dan memberi kepastian hukum," katanya.

Zeira menegaskan, jika penanganan kasus ini terus berlarut-larut tanpa kejelasan, dikhawatirkan dapat memicu konflik horizontal di lapanga, jika kasus perusakan dan pembakaran taman ini tidak segera diproses secara hukum.

" Dalam negara hukum, praktik hukum rimba tidak boleh dibiarkan terjadi. Jika hukum tidak ditegakkan, situasinya sangat berbahaya," tegasnya sembari menambahkan, penegakan hukum yang tegas, adil, dan transparan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, melindungi dunia usaha, serta menjaga citra Berastagi.

Sebagai salah satu kawasan wisata andalan di Sumut,

Zeira Salim berharap, di bawah kepemimpinan Kapolres Karo yang baru, penanganan kasus tersebut dapat segera dituntaskan sehingga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum semakin meningkat.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
Melindungi Anak-anak Dari Bahaya Rokok
Polsek Medan Kota Buru Pelaku Perusakan dan Penganiayaan
Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafis Minta Drainase Jalan Sukarno-Hatta Binjai Timur Diperbaiki
Bahas Pembakaran Bendera Tauhid, Wiranto Ajak Ormas Jaga Ukhuwah
4 Tersangka Suap Anggota DPRD Sumut Menyusul Segera Disidang
komentar
beritaTerbaru