Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Maret 2026

Tabrakan KA di Tebing Tinggi, Ijeck Minta Evaluasi Perlintasan

Leo Bastari Bukit - Jumat, 23 Januari 2026 21:35 WIB
563 view
Tabrakan KA di Tebing Tinggi, Ijeck Minta Evaluasi Perlintasan
Foto Dok/Golkar
Dr H Musa Rajekshah.

"Nantinya saya juga akan menyampaikan masalah ini saat RDP dengan Kementerian Perhubungan, karena saya duduk di Komisi V yang membawahi kementerian itu," jelasnya.

Sebelumnya, Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo menjelaskan KA Sribilah Utama relasi Stasiun Rantau Prapat-Stasiun Medan melintas sesuai jadwal saat kejadian. Masinis, kata dia, telah membunyikan suling lokomotif berulang kali sebagai peringatan.

"Namun minibus tiba-tiba melintas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu tanpa sempat berhenti. Diduga sopir tidak sempat menengok ke kanan dan kiri, sehingga insiden tidak terhindarkan," ujarnya.

Akibat tabrakan tersebut, lokomotif KA Sribilah Utama mengalami kerusakan dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. KAI kemudian mengirimkan lokomotif penolong dari Stasiun Tebingtinggi. "Masinis, kru, dan seluruh penumpang KA Sribilah Utama selamat dan tidak mengalami luka-luka," tambahnya.

Petugas KAI bersama kepolisian dan warga sekitar mengevakuasi minibus dari jalur rel. Delapan penumpang minibus yang meninggal dunia serta satu korban luka berat dievakuasi ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi.

Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP Lidya membenarkan delapan orang penumpang minibus meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru