Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

95 dari 425 Napi AcehTamiang yang ‘Dibebaskan’ Akibat Bencana Hidrometeorologi Sudah Melapor

Oki Lenore - Kamis, 29 Januari 2026 19:07 WIB
117 view
95 dari 425 Napi AcehTamiang yang ‘Dibebaskan’ Akibat Bencana Hidrometeorologi Sudah Melapor
Foto: SIB/ Oki Lenore
Menimipas Jend Pol Drs Agus Andrianto SH MH berdampingan dengan Gembala Senior Christ of Grace Church Ps Ev Rajamin Sirait SE MA bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Pol Drs Mashudi, Pj Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman di VIP Room KNIA De

Deliserdang(harianSIB.com)

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Jend Pol Drs Agus Andrianto SH MH mengatakan, 95 orang nara pidana (napi) yang 'dibebaskan' akibat bencana hidrometeorologi sudah melapor kembali ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Aceh Tamiang.

"Saya mengapresiasi mereka. Kesadaran soal hukum mereka sangat baik. Tetapi Lapas sedang diperbaiki," ujarnya saat hendak meninggalkan Sumut setelah menjalankan sejumlah agenda di kabupaten kota dalam rangkaian Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026.

Sebagaimana diketahui, 425 napi 'dibebaskan' dari Lapas Klas IIB Kuala Simpang, Aceh Tamiang sehubungan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.

Saat 'pembebasan' diwanti-wanti untuk melapor kembali bila kondisi sudah kondusif. "Iya. Apa bentuk kesepahaman awal saat 'pembebasan' akan kembali diterapkan," tegas Menimipas didampingi Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Pol Drs Mashudi, Pj Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman dan Gembala Sernior Ev Rajamin Sirait SE MA di VIP Room KNIA Deliserdang, Kamis (29/1/2026)

Sebelumnya, Agus Andrianto mengatakan hal serupa. Menurutnya, Lapas Kualasimpang serta di lokasi lain sedang dibenahi. Khusus untuk Lapas di Aceh Tamiang, kelaurga besar Lapas dibantu 119 taruna Poltekpin dari Jakarta serta melibatkan pihak ketiga mempercepat proses pemulihan.

Kepala Lapas Klas IIB Kuala Simpang Mudo Mulyanto mengonfirmasi terjadi kerusakan parah pada infrastruktur lapas yang terdampak banjir bandang di mana air merendam seluruh kompleks sebab ketinggiannya sampai 4 meter. "Semua fasilitas hancur termasuk instalasi listrik yang sewaktu-waktu dapat membahayakan," ujarnya.

Menurutnya, endapan lumpur hampir selesai dibersihkan, tembok lapas masih terdapat lubang bekas pembongkaran utuk saluran pembungan lumpur termasuk sel-sel tahanan.

Prasarana lain seperti dapur umum belum berfungsi, saluran drainase masih penuh lumpur, dan pasokan air bersih belum tersedia. "Air masih didatangkan dari tempat lain seperti Langsa yang diangkut menggunakan mobil tangki," tambahnya.

Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026

Menimipas mengatakan proses pembanguan dan rehabilitasi terus dilakukan sesuai SOP. Mengenai Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026 yang dipusatkan di Langkat, mantan Waka Polri itu mengatakan sebagai momen pelayanan jajarannya pada masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026 ditandai dengan pembagian 30.000 paket bantuan pada masyarakat. Saat hari puncak, dibagikan 10.000 pda warga yang berkumpul di Stadion Nur Cahaya Tanjungpura.

Bersamaan dengan pembagian bantuan, diadakan pengobatan gratis dilayani dokter ahli seperti dr Muhammad Fauzi Nasution SpB (K) VMSur dari RS ColumbiaAsia dan Deli Sagala, Guru Besar USU Prof dr Bachtiar Surya SpB-KBD, dr Lisni Elisah,SpKK, Ketua Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumut (APMPEMus) Iqbal SH serta sejumlah perawat seperti Chinta Manik Ners MKes

Ketua Panitia Ridha Sah Putra mengatakan animo masyarakat berobat dan cek kesehatan gratis, luar biasa. "Kami menyediakan ragam obat untuk rupa-rupa penyakit," tegas opria yang menjabat Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan tersebut. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru