Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Kuatir Berganti Nama Pasca Pencabutan Izin PBPH PT TPL, Ini Respon Agresu

Tumpal Manik - Kamis, 29 Januari 2026 20:02 WIB
160 view
Kuatir Berganti Nama Pasca Pencabutan Izin PBPH PT TPL, Ini Respon Agresu
Foto:harianSIB.com/Tumpal Manik
BERI PERNYATAAN: Dari kiri ke kanan, Ketua AMAN, Jhontoni Tarihoran didampingi Sekretaris Bakumsu, Juniaty Aritonang, M.Sos, Koordinator Studi dan Advokasi SPPM Angela Manihuruk dan Pengurus DPP SERBUNDO, Suhib Nurido menyampaikan sikap lanjutan pasca pen

Kemudian, Pemulihan Lingkungan Secara Menyeluruh dan Berkeadilan Pencabutan izin tidak boleh berhenti sebagai sanksi administratif semata.

"Pemerintah harus memastikan adanya tanggung jawab pemulihan lingkungan (restorasi dan rehabilitasi ekosistem) atas kawasan hutan yang rusak akibat aktivitas perusahaan. Pemulihan lingkungan harus dilakukan secara transparan, berbasis ilmiah, dan melibatkan masyarakat terdampak sebagai subjek utama," imbuhnya.

Dilanjutnya, Pemenuhan dan Perlindungan Hak-Hak Buruh Terdampak.

"Kami menegaskan bahwa buruh tidak boleh menjadi korban ganda dari kejahatan ekologis korporasi. Negara dan perusahaan wajib menjamin pemenuhan seluruh hak buruh terdampak, termasuk upah, pesangon, jaminan sosial, serta kepastian kerja dan alih profesi yang layak. Tanggung jawab atas kerusakan lingkungan dan pelanggaran hukum sepenuhnya berada pada korporasi, bukan pada para pekerja," tandasnya.

Jhontoni juga menyoroti Penegakan Hukum dan Akuntabilitas Korporasi.

"Kami mendukung langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang memerintahkan audit total terhadap PT TPL. Audit ini harus ditindaklanjuti dengan penegakan hukum yang tegas, termasuk pertanggungjawaban pidana, perdata, dan administratif, serta kewajiban membayar kerugian negara dan ekologis tanpa pandang bulu, terlepas dari status perusahaan sebagai emiten atau kepemilikan modal asing," lanjutnya.

Kemudian, Reformasi Tata Kelola Sumber Daya Alam.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru