Medan(harianSIB.com)
Sejumlah pohon pinggir Jalan Pintu Air IV Kelurahan Kwala Bekala hingga Jalan Bunga Rampai Kelurahan Simalingkar B mengkhawatirkan pengendara yang melintas. Bukan hanya itu saja, warga yang rumahnya berada di dekat pepohonan itu sangat khawatir karena usianya yang sudah tua.
"Kami sangat khawatir melihat pohon yang ada di depan rumah itu. Sudah sangat tua dan rapuh sehingga mengancam keselamatan warga. Kami khawatir pohon itu tumbang dan menimpa rumah. Tolonglah Pemko Medan turun tangan melihat ini," ujar warga Kwala Bekala, Norpina Br Ginting kepada SNN, Jumat (30/1/2026).
Disebutkannya, sudah beberapa kali dilaporkan kepada aparat keluharan namun sampai saat ini tidak ada tanggapan dan petugas Pemko juga tidak turun langsung melihatnya. Jangan nanti setelah kejadian baru turun menebangnya.
"Sudah banyak kita lihat pohon tumbang atau ranting dan dahan yang patah dan merusak rumah, mobil atau manusia yang menjadi korban, namun tidak ada tanggungjawab Pemko dalam hal ini," ujar wanita Lansia ini.
Baca Juga:
Sementara itu diketahui,
pohon tersebut ditanam Pemko di sepanjang jalan untuk penghijauan. Namun tidak ada peremajaan yang dilakukan Pemko Medan dalam hal ini. Warga yang tinggal di sekitar pe
pohonan itu menjadi resah setiap kali ada hujan disertai angin kencang. "Kami tidak bisa tidur ketika angin kencang disertai hujan. Kami sudah Lansia, kesehatan kami perlu dijaga," ujarnya lirih.
Untuk itu, ia beharap agar Pemko Medan melalui dinas terkait segera turun tangan meremajakan atau menebang pohon-pohon itu. Jangan sampai menunggu pohon tumbang dan menelan korban, baru diperbaiki. (*)
Editor
: Robert Banjarnahor