Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

PLN UIP Sumbagut Berhasil Energize SUTT 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

Leo Bastari Bukit - Selasa, 03 Februari 2026 18:34 WIB
120 view
PLN UIP Sumbagut Berhasil Energize SUTT 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan
Foto Dok/PLN UIP SBU
GI: PT PLN (Persero) melalui UIP Sumbagut berhasil melakukan energize SUTT 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan serta GI 150 kV Blangpidie Extension menuju GI 150 kV Tapak Tuan berkapasitas 30 MVA pada 30 Januari 2026.

Aceh(harianSIB.com)

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) berhasil melakukan energize Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan serta Gardu Induk (GI) 150 kV Blangpidie Extension menuju GI 150 kV Tapak Tuan berkapasitas 30 MVA pada 30 Januari 2026.

Pengoperasian infrastruktur tersebut menjadi bagian strategis dalam penguatan backbone sistem kelistrikan Pantai Barat Aceh, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

SUTT 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan dibangun dengan 166 tower transmisi sepanjang 115 kilometer sirkit, membentang dari Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, hingga Samadua, Kabupaten Aceh Selatan.

Beroperasinya jaringan transmisi ini meningkatkan kualitas tegangan, kontinuitas pasokan listrik, serta memperkuat interkoneksi sistem kelistrikan regional.

Sistem transmisi 150 kV ini juga meningkatkan keandalan pasokan listrik di Aceh Selatan yang sebelumnya masih bergantung pada jaringan tegangan menengah dan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

Dengan sistem baru ini, stabilitas tegangan menjadi lebih terjaga, risiko penurunan tegangan dapat diminimalkan, serta memungkinkan manuver beban saat terjadi gangguan sehingga potensi dan durasi pemadaman dapat ditekan.

Selain itu, pengoperasian GI 150 kV Blangpidie Extension dan GI 150 kV Tapak Tuan turut mendukung program dedieselisasi. PLTD Kota Fajar direncanakan dihentikan operasinya dan direlokasi ke Blangkejeren untuk memperkuat pasokan listrik di wilayah tersebut.

General Manager PLN UIP Sumbagut, Dewanto, menyampaikan bahwa infrastruktur ini merupakan segmen penting dalam penguatan sistem kelistrikan regional Pantai Barat Aceh-Sumut.

"Peningkatan keandalan sistem kelistrikan atas beroperasinya infrastruktur ini berpotensi menghasilkan penghematan biaya operasional sebesar Rp65 miliar per bulan. Kapasitas trafo sebesar 30 MVA yang telah dioperasikan juga akan menopang pertumbuhan kebutuhan listrik sektor rumah tangga, bisnis, dan industri ke depan," ujarnya, Selasa (3/2/2026).

Dewanto juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung PLN UIP Sumbagut dalam penyelesaian proyek ini, termasuk PLN Pusertif, PLN UIP3BS, PLN UID Aceh, PLN Nusantara Power Construction, serta pemerintah daerah setempat yang memberikan dukungan sejak tahap perencanaan hingga pengoperasian.

Sementara itu, Manager UPP Sumbagut 1, Bondan Pakso Dandu, menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan hingga proses energize dilaksanakan sesuai standar teknis serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang ketat guna memastikan mutu, keselamatan, dan keandalan sistem jangka panjang.

"Melalui pengoperasian infrastruktur ini, PLN menegaskan komitmennya dalam memperkuat interkoneksi kelistrikan Sumatera secara andal, efisien, dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru