Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 27 Maret 2026

Tindaklanjuti SE Kemenkes, Dinkes Sumut Koordinasi Lintas Sektor Antisipasi Virus Nipah

Leo Bastari Bukit - Minggu, 08 Februari 2026 20:14 WIB
397 view
Tindaklanjuti SE Kemenkes, Dinkes Sumut Koordinasi Lintas Sektor Antisipasi Virus Nipah
Foto: Net
Ilustrasi Virus Nipah

"Kami mengantisipasi potensi penularan yang bersumber dari hewan, khususnya kelelawar dan babi, baik sebagai hewan peliharaan maupun yang dikonsumsi manusia," jelasnya.

Novita menjelaskan, Virus Nipah merupakan penyakit zoonotik emerging yang disebabkan oleh virus dari genus Henipavirus dan famili Paramyxoviridae.

Virus ini memiliki reservoir alami pada kelelawar buah (Pteropus sp) dan dapat menular ke manusia secara langsung, melalui hewan perantara seperti babi, maupun melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi.

"Penularan antar manusia juga dapat terjadi melalui kontak erat dengan penderita. Gejala klinisnya bervariasi, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut hingga ensefalitis berat yang dapat berakibat kematian, dengan tingkat fatalitas mencapai 40 hingga 75 persen," ungkapnya.

Terkait pengawasan di pintu masuk negara, Novita menyebutkan bahwa pemeriksaan di bandara dan pelabuhan di Sumut dilakukan oleh Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan.

Jika ditemukan penumpang dengan kondisi kesehatan mencurigakan, akan dilakukan pemeriksaan dan pengawasan lanjutan serta koordinasi dengan dinas kesehatan provinsi maupun kabupaten/kota.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru