Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 29 Maret 2026

Bangunan Pasar Sambas DinilaiTak Layak, Pemohon Eksekusi Khawatirkan Keselamatan Pedagang

Rido Sitompul - Selasa, 10 Februari 2026 17:41 WIB
417 view
Bangunan Pasar Sambas DinilaiTak Layak, Pemohon Eksekusi Khawatirkan Keselamatan Pedagang
Foto harianSIB.com/Rido Sitompul
Kuasa hukum pemohon, Ahmad Sukri Hasibuan, SH (kiri), ahli dari Fakultas Teknik USU Ir. Daniel R. Teruna, MT, Ph.D (PE) (tengah) dan Arief Rakhman Lubis, SH saat memberikan keterangan pada wartawan di Medan, Selasa (10/2/2026).

"Ahli sudah meneliti langsung kondisi bangunan. Kesimpulannya jelas, struktur Pasar Sambas tidak layak lagi digunakan. Ini bukan asumsi, tapi berdasarkan kajian teknis dan akademis. Karena itu kami menilai pengosongan adalah langkah preventif, bukan semata-mata persoalan eksekusi," tegasnya.

Karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat memahami bahwa langkah eksekusi dan pengosongan bukan bertujuan merugikan pedagang, melainkan sebagai upaya mitigasi risiko demi keselamatan bersama.

Sukri menegaskan, pihaknya berharap setelah Lebaran, proses pengosongan dapat segera dilaksanakan secara tertib sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Ir. Daniel R. Teruna, MT, Ph.D (PE) menjelaskan bahwa penelitiannya dilakukan melalui pemeriksaan visual, analisis struktur, serta evaluasi kondisi material bangunan. Ia menyebutkan bahwa usia bangunan, penurunan mutu material, serta perubahan fungsi dan beban bangunan menjadi faktor utama yang memengaruhi tingkat kelayakan Pasar Sambas

Kata dia, berdasarkan kajian struktur bangunan, ia menyatakan kondisi Pasar Sambas sudah sangat mengkhawatirkan karena sejumlah elemen struktur utama mengalami korosi berat, bahkan sebagian tulangan beton telah putus.

"Balok dan lantainya, tulangan besinya sudah nampak bahkan sebagian sudah putus. Kalau tulangan sudah putus, kekuatan struktur jelas berkurang dan berpotensi runtuh kapan saja," ujarnya.

Ia menjelaskan, kerusakan dipicu antara lain oleh tingginya kandungan klorida dari aktivitas pasar basah yang mempercepat korosi serta penurunan tingkat PH beton yang menyebabkan lapisan pelindung tulangan rusak. Selain itu, dari sisi perkembangan teknologi desain bangunan tahan gempa, struktur bangunan lama tersebut tidak lagi memenuhi standar keselamatan saat ini.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Sambut Kehadiran SPPG Sudirejo II-003
Indosat Raih Pendapatan Tercatat Rp15,36 Triliun di kuartal IV 2025
Kordinasi Pelaksanaan Tugas, Kanwil Pemasyarakatan Sumut Audensi ke Kejati Sumut
Baharuddin Siagian : Sinergitas Eksekutif dan Legislatif Diperlukan untuk Kesejahteraan Rakyat
Dilantik Serentak, Ini Daftar 26 Kepala Sekolah Baru di Padang Lawas Utara
Lapas Labuhan Ruku Adakan Donor Darah dalam Rangka Bakti Sosial
komentar
beritaTerbaru