Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Februari 2026

2 Jembatan Baru di Hamparanperak Diresmikan, Bukti Komitmen Pemkab Deliserdang Majukan Pembangunan Infrastruktur di Pesisir

Jekson Turnip - Kamis, 12 Februari 2026 19:42 WIB
107 view
2 Jembatan Baru di Hamparanperak Diresmikan, Bukti Komitmen Pemkab Deliserdang Majukan Pembangunan Infrastruktur di Pesisir
Foto Dok/Diskominfostan Deliserdang
RESMIKAN: Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan resmikan dua jembatan di Hamparanperak, Kamis (12/2/2026).

Hamparanperak(harianSIB.com)

Dua jembatan baru di Kecamatan Hamparanperak sudah bisa dilalui. Penggunaannya telah diresmikan Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo, Kamis (12/2/2026).

Kedua jembatan tersebut, yakni Jembatan Sei Bederak di Dusun Harjo Sari 18, Desa Klumpang Kebun dan Jembatan Parit Kolok di Desa Lama, Kecamatan Hamparanperak.

Pembangunan dan peresmian kedua jembatan tersebut menjadi bukti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang terus memperkuat pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berfungsi meningkatkan konektivitas, tetapi juga membangun identitas dan kebanggaan daerah.

Selain itu, keberadaan dua jembatan baru tersebut juga menandai komitmen Pemkab Deliserdang dalam memajukan pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir.

Baca Juga:
Dikemukakan Bupati, pembangunan akses penghubung antardesa diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjadi ikon khas masing-masing wilayah.

"Kami berharap pembangunan, khususnya yang menghubungkan akses-akses antarwilayah, bisa semakin baik. Tidak hanya untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu ikon dari daerah itu sendiri," ujar Bupati.

Kedua jembatan tersebut dibangun dengan sentuhan arsitektur bernuansa Melayu. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat identitas awal daerah tersebut lekat dengan budaya Melayu.

"Kita ingin pembangunan itu juga membangun peradaban, menunjukkan identitas daerah, dan menjadi kebanggaan masyarakatnya. Karena memang identitas awal daerah ini adalah Melayu," tambah Asri.

Perubahan signifikan terjadi di kedua jembatan. Terutama pada Jembatan Parit Kolok. Sebelum direhabilitasi, jembatan tersebut masih berupa pelat besi.

"Seingat saya, jembatan lama kondisinya tidak begitu baik dan masih berupa plat besi. Kalau dilewati kendaraan bertonase berat tentu sangat riskan. Sekarang dengan jembatan yang sudah bagus, kita berharap hasil-hasil bumi dengan tonase lebih besar bisa melewati jalur ini dengan aman," jelas Bupati.

Dede, warga Desa Klumpang Kebun mengakui, jembatan desa tersebut sebelumnya masih sejajar dengan ruas jalan dengan kondisi keropos di kanan dan kiri.

"Dulu kalau kendaraan lewat hati-hati kali lah. Sekarang sudah lebih baik. Selain tinggi juga lebih lebar jadi dua kendaraan bisa lewat," ungkapnya.(**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jembatan Gantung Muara Sibuntuon Rampung, Buka Akses Desa Sibio-bio
Abutment Jembatan Aek Sipoti Amblas, Pemkab Humbahas Kerahkan Alat Berat
Tempuh Medan Ekstrem, Ketua F-PAN DPRD SU Salurkan Bantuan Korban Banjir di Bener Meriah
Kasum TNI Tinjau Rehabilitasi Sekolah dan Jembatan Pascabencana di Tapteng
Seekor Satwa Liar Tewas Tertabrak Mobil di Sekitar Jembatan Sisera-Sera Parapat
PLN Genjot Perbaikan Jaringan ke Daerah Terdampak dan Terisolir Pasca Bencana
komentar
beritaTerbaru